← Beranda
Fenomena Hujan Es Guyur Cikini, BMKG Ungkap Penyebabnya
Ryandi ZahdomoRabu, 1 Oktober 2025 | 04.39 WIB
Ilustrasi: Hujan es masih berpotensi terjadi hingga Desember

JawaPos.com - Warga Jakarta Pusat dikejutkan dengan hujan deras disertai butiran es di kawasan Menteng dan Cikini pada Selasa (30/9) sore. Fenomena langka itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @jakartapusat.info.

Dalam video yang diunggah, terlihat derasnya hujan turun bersamaan dengan butiran es kecil menyerupai kerikil yang jatuh dari langit. Warganet pun ramai membagikan momen tersebut karena jarang terjadi di wilayah tropis seperti Jakarta.

Penjelasan BMKG Soal Hujan Es

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, fenomena hujan es bisa terjadi di Indonesia, terutama saat masa peralihan musim atau pancaroba.

"Untuk sore ini hanya di Cikini, namun hujan es, hal sama terjadi di daerah lain ketika masa pancaroba," ujarnya saat dihubungi, Selasa (30/9).

Menurutnya, hujan es bisa menjadi berbahaya jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau tengah berkendara.

Guswanto menuturkan, butiran es yang jatuh dengan kecepatan tinggi dapat menimbulkan luka serius jika mengenai manusia. Tak hanya itu, hujan es juga dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan bangunan.

"Butiran es yang jatuh dengan kecepatan tinggi bisa menyebabkan luka, terutama jika ukurannya besar, kemudian juga bisa merusak atap rumah warga dan menyebabkan listrik padam," katanya.

"Kendaraan yang terparkir di ruang terbuka bisa penyok atau pecah kacanya akibat benturan es," ambung dia.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan awan Cumulonimbus, yang biasanya tampak menjulang tinggi dan berwarna gelap di langit.

"tu pertanda potensi hujan es dan cuaca ekstrem," imbuhnya.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah