JawaPos.com - George Sugama Halim ternyata bukan pertama kali berbuat kasar. Informasi tersebut dibagikan oleh akun media sosial toko roti milik orang tua tersangka kasus penganiayaan tersebut. Dalam unggahan pada Senin (16/12), akun media sosial itu menyampaikan bahwa ibu dan saudara George pernah mengalami hal serupa.
”Kami tahu penjelasan ini tidak dapat memuaskan semua pihak, namun kami berkomitmen untuk bisa membantu penyelidikan yang telah dilakukan oleh kepolisian,” tulis akun tersebut dengan judul caption PERNYATAAN RESMI LINDAYES!!!
Melalui unggahan tersebut, dilampirkan dokumen pernyataan resmi toko roti di Jakarta Timur (Jaktim) itu. Pada dokumen pernyataan disampaikan bahwa George memiliki keterbelakangan kecerdasan IQ dan EQ yang sudah pernah dites atau diperiksa.
Bukan hanya kepada korban yang videonya viral di media sosial, tindakan kasar pernah dilakukan oleh George kepada ibu dan saudaranya. ”Bahkan bukan hanya terjadi kepada saudari (korban), melainkan terjadi juga kepada pemilik dan saudaranya. Pemilik wanita pernah mengalami patah tulang lengan dan memar akibat dibanting oleh pelaku. Dan adik laki-laki pelaku pernah mengalami luka di kepala yang juga anda (korban) alami. Namun, adalah sulitnya bagi seorang ibu, sejelek-jeleknya anaknya untuk diproses hukum karena kasih sayang seorang ibu,” beber akun tersebut.
Saat ditanyai oleh awak media perihal IQ dan EQ pelaku, Kapolres Metro Jaktim Kombes Pol Nicolas Ari Lilipaly menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih dulu. Menurut dia, hal itu harus dipastikan oleh ahli. ”Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait dengan psikologis daripada tersangka ini. Yang menentukan adalah ahli,” kata dia.