JawaPos.com - Pelajar Paket B berinisial FY, 20, tewas usai dikeroyok empat orang di Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (6/6). Hasil autopsi menunjukkan sejumlah luka fatal yang dialami korban hingga menyebabkannya meninggal dunia.
Diketahui dalam kasus ini, polisi sudah menangkap salah satu pelaku pengeroyokan berinisial ND.
"Hasil pemeriksaan sementara dari dokter forensik, (korban alami) antara lain pada jantung korban tampak bintik pendarahan," ujar Kapolsek Mampang Kompol David Kanitero saat dihubungi wartawan, Jumat (7/7).
Selain itu juga hasil auotopsi menunjukkan pada pankreas korban tampak robek dan tampak pendarahan. Sedangkan lambung korban berisi darah.
Dalam aksi pengeroyokan pelajar Paket B itu, David mengatakan bahwa para pelaku tak menggunakan senjata tajam maupun senjata tumpul.
"Pengeroyokan pakai tangan kosong," pungkasnya.
Sebelumnya, polisi menangkap salah satu pelaku pengeroyokan yang menyebabkan pelajar berinsial FY, 20, tewas di Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (6/6). Diketahui korban adalah pelajar Paket B atau ijazah setara SMP di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Negeri 31.
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol David Kanitero mengatakan, salah satu pelaku yang sudah diamankan itu berinisial ND.
"Salah satu pelaku berhasil diamankan. Yang lain masih dikembangkan," ujarnya kepada wartawan, Jumat (7/6).