← Beranda
Heru Budi Minta Maaf Banjir di Jakbar Lebih dari 24 jam, Sebut Bisa Atasi Banjir Kalau Warga Mau Pindah
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 26 Maret 2024 | 14.10 WIB
Penjabat (PJ) Gubernur Heru Budi Hartono menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Fadjar Panjaitan.
JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta maaf kepada warga Jakarta Barat lantaran banjir yang tak kunjung surut dalam waktu 24 jam pada Jumat (22/3) lalu. Banjir diketahui melanda kawasan Tegal Alur.
 
"Saya mohon maaf kepada masyarakat yang terdampak banjir melebihi dari 24 jam," ujarnya kepada wartawan, Senin (25/3).
 
Saat ini, ia mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta tengah merencanakan penurapan untuk mengatasai banjir di kawasan-kawasan dekat kali. Hal itu menurutnya bergantung pada warga sendiri agar bisa pindah dari lokasi penurapan. 
 
Baca Juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Waktu Sholat Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya, Pada Selasa 26 Maret 2024
 
"Insya Allah, bersama anggota DPRD, Wali Kota dan masyarakat bisa membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penurapan, tergantung dari masyarakat berkenan untuk bergeser dari lokasi atau tidak," ungkapnya.
 
Untuk penanggulangan banjir, Heru mengatakan perlu dilakukan revitalisasi di antaranya Kali Semongol dan sejumlah kali/sungai lainnya serta percepatan pembuatan turap.  
 
Baca Juga: Polisi Pastikan Pria yang Tewas Dibacok di Kampung Bahari Tak Terkait Persaingan Bisnis Narkoba
 
"Bila ya, kami akan secepatnya melakukan penurapan demi penanggulangan banjir," tegasnya. 
 
Untuk diketahui, banjir yang merendam wilayah Tegal Alur terjadi sejak Jumat (22/3) lalu akibat hujan deras yang melanda wilayah Jakarta dan daerah penyangga lainnya. Banjir masih menggenangi hingga Minggu (24/3) kemarin.
EDITOR: Bintang Pradewo