JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta maaf kepada warga Jakarta Barat lantaran banjir yang tak kunjung surut dalam waktu 24 jam pada Jumat (22/3) lalu. Banjir diketahui melanda kawasan Tegal Alur.
"Saya mohon maaf kepada masyarakat yang terdampak banjir melebihi dari 24 jam," ujarnya kepada wartawan, Senin (25/3).
Saat ini, ia mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta tengah merencanakan penurapan untuk mengatasai banjir di kawasan-kawasan dekat kali. Hal itu menurutnya bergantung pada warga sendiri agar bisa pindah dari lokasi penurapan.
"Insya Allah, bersama anggota DPRD, Wali Kota dan masyarakat bisa membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penurapan, tergantung dari masyarakat berkenan untuk bergeser dari lokasi atau tidak," ungkapnya.
Untuk penanggulangan banjir, Heru mengatakan perlu dilakukan revitalisasi di antaranya Kali Semongol dan sejumlah kali/sungai lainnya serta percepatan pembuatan turap.
Baca Juga: Polisi Pastikan Pria yang Tewas Dibacok di Kampung Bahari Tak Terkait Persaingan Bisnis Narkoba
"Bila ya, kami akan secepatnya melakukan penurapan demi penanggulangan banjir," tegasnya.
Untuk diketahui, banjir yang merendam wilayah Tegal Alur terjadi sejak Jumat (22/3) lalu akibat hujan deras yang melanda wilayah Jakarta dan daerah penyangga lainnya. Banjir masih menggenangi hingga Minggu (24/3) kemarin.