← Beranda
Ragam Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di 5 Kawasan Dunia yang Menarik untuk Diketahui
Risma Azzah FatinSelasa, 25 Agustus 2026 | 22.05 WIB
Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW (Freepik)

 

JawaPos.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung di berbagai negara dengan bentuk perayaan yang menyesuaikan tradisi dan budaya masyarakat setempat.

Keragaman tersebut terlihat dari cara umat Islam memperingati kelahiran Rasulullah SAW sekaligus mengekspresikan kecintaan mereka kepada beliau.

Meskipun memiliki tata cara dan bentuk kegiatan yang berbeda, setiap perayaan tetap berlandaskan semangat untuk mengenang serta menghormati Nabi Muhammad SAW.

Tradisi Maulid di berbagai kawasan juga menjadi sarana bagi umat Islam untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah dan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan.

Berikut 5 tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW diberbagai negara, seperti dilansir dari laman Ulum al-Azhar.

1.     Mesir

Di Mesir, pusat Al-Azhar menjadi salah satu lokasi penting dalam perayaan Maulid Nabi. Ulama menyampaikan kajian tentang kehidupan Rasulullah disertai pembacaan Al-Qur’an. Lagu-lagu tradisional berupa nasyid menggema untuk memuji Nabi. Keluarga-keluarga juga saling berbagi kue sebagai simbol kebahagiaan.

2.     Asia Selatan

Di Asia Selatan, perayaan Maulid Nabi berlangsung dengan skala besar di masjid maupun pusat komunitas. Umat Islam mengadakan prosesi untuk menunjukkan kecintaan mereka kepada Rasulullah. Qasidah dilantunkan bersama-sama dengan penuh kekhusyukan. Makanan juga dibagikan secara merata kepada seluruh jamaah.

3.     Afrika

Di wilayah Afrika, perayaan Maulid diisi dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an. Umat Islam melaksanakan doa bersama untuk mengingat Allah dan memohon keberkahan. Tradisi berbagi juga kuat melalui pemberian uang maupun makanan kepada fakir miskin. Hal ini menjadi wujud kepedulian sosial yang menyertai kecintaan kepada Nabi.

4.     Turki dan Balkan

Di Turki dan Balkan, perayaan Maulid Nabi ditandai dengan pembacaan puisi. Karya terkenal Süleyman Çelebi menjadi bacaan utama yang mengisahkan kemuliaan Nabi. Puisi tersebut dianggap sebagai warisan budaya sekaligus dakwah. Tradisi ini menguatkan ikatan spiritual masyarakat terhadap Rasulullah.

5.     Wilayah Barat

Di negara-negara Barat seperti Amerika Serikat dan Inggris, perayaan Maulid berlangsung di masjid dan komunitas Muslim. Acara berupa ceramah edukatif tentang kehidupan Nabi menjadi agenda utama. Beberapa kegiatan lintas agama turut digelar untuk menonjolkan pesan damai Islam. Tradisi ini sekaligus memperkuat identitas Muslim di tengah masyarakat multikultural.

EDITOR: Novia Tri Astuti