← Beranda
5 Ketentuan Menyembelih Hewan Kurban sesuai Ajaran Islam yang Wajib Diperhatikan
Risma Azzah FatinSelasa, 26 Mei 2026 | 22.17 WIB
Cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam (Freepik)

JawaPos.com – Menjelang Iduladha, umat Muslim diimbau memahami tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam agar ibadah yang dilakukan sah dan memenuhi ketentuan agama.

Proses penyembelihan juga harus memperhatikan prinsip kemanusiaan terhadap hewan untuk menghindari penderitaan yang tidak perlu.

Berikut 5 cara menyembelih hewan kurban menurut syariat Islam, seperti dilansir dari laman Islamic Relief pada Selasa (26/5).

1.     Menggunakan Pisau yang Tajam

Penyembelihan hewan kurban wajib menggunakan pisau yang tajam agar proses berlangsung cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit berkepanjangan.

Penggunaan pisau tumpul dinilai dapat menyebabkan penderitaan yang tidak perlu bagi hewan. Oleh sebab itu, kesiapan alat penyembelihan menjadi bagian penting sebelum proses kurban dilakukan.

2.     Tidak Mengasah Pisau di Depan Hewan Kurban

Syariat Islam menganjurkan agar pisau tidak diasah di hadapan hewan yang akan disembelih. Tindakan tersebut dilakukan untuk menghindari ketakutan atau tekanan pada hewan sebelum proses penyembelihan berlangsung.

Prinsip ini menunjukkan pentingnya perlakuan yang baik terhadap hewan kurban.

3.     Tidak Menyembelih Hewan di Hadapan Hewan Lain

Penyembelihan hewan kurban tidak diperbolehkan dilakukan di depan hewan lain yang masih hidup. Ketentuan ini bertujuan menghindari stres atau rasa takut pada hewan lain yang menunggu giliran penyembelihan.

Dengan demikian, proses kurban tetap dilakukan secara manusiawi dan penuh kehati-hatian.

4.     Membaca “Bismillahi Allahu Akbar” Saat Penyembelihan

Saat penyembelihan dilakukan, penyembelih diwajibkan membaca lafaz “Bismillahi Allahu Akbar” sebagai bagian dari ketentuan syariat Islam.

Bacaan tersebut menjadi penanda bahwa penyembelihan dilakukan atas nama Allah dan sebagai bentuk ibadah. Pelafalan doa ini juga menjadi unsur penting dalam keabsahan kurban menurut ajaran Islam.

5.     Tidak Menguliti Hewan Sebelum Tubuhnya Dingin

Hewan kurban tidak boleh langsung dikuliti setelah disembelih dan harus menunggu hingga tubuhnya benar-benar dingin.

Ketentuan ini dilakukan untuk memastikan hewan telah benar-benar mati sebelum proses berikutnya dilakukan. Langkah tersebut juga mencerminkan perlakuan yang lebih etis terhadap hewan kurban.

EDITOR: Hanny Suwindari