JawaPos.com – Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Leo XIV dijadwalkan menjalani operasi untuk menangani nodul atau benjolan kecil di paru-parunya pada awal pekan ini. Tim dokter menemukan nodul tersebut dalam pemeriksaan kesehatan dan menilai tindakan medis perlu dilakukan.
Vatikan memperkirakan Paus Leo XIV yang berusia 71 tahun itu akan menjalani perawatan di rumah sakit selama sekitar satu pekan setelah operasi. Paus Leo XIV mengumumkan kondisi kesehatannya tersebut pada Minggu (11/10) lalu. Saat menyapa umat dari jendela Istana Apostolik Vatikan yang menghadap Lapangan Santo Petrus, ia menjelaskan bahwa nodul ditemukan ketika menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Baru-baru ini, dalam beberapa pemeriksaan kesehatan, dokter menemukan nodul yang terlokalisasi dengan jelas di paru-paru saya,” kata Paus Leo XIV. Ia menambahkan nodul itu ditemukan pada tahap yang sangat awal dan berada di lokasi yang jelas. Karena itu, tim dokter menilai intervensi medis perlu dilakukan.
Kantor Pers Vatikan kemudian mengonfirmasi bahwa operasi dijadwalkan berlangsung pada awal pekan ini. Setelah tindakan medis, Paus Leo XIV diperkirakan menjalani rawat inap selama sekitar tujuh hari.
Operasi Dijadwalkan di Rumah Sakit Gemelli, Roma
Paus Leo XIV akan menjalani operasi di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia. Rumah sakit tersebut merupakan fasilitas medis yang kerap digunakan untuk menangani para paus, termasuk pendahulunya, Paus Fransiskus, yang meninggal dunia pada 2025 dalam usia 88 tahun.
Meski nodul paru-paru menjadi alasan dilakukannya tindakan medis, informasi yang disampaikan Vatikan belum menjelaskan secara terperinci jenis nodul tersebut maupun diagnosis spesifik yang mendasarinya.
Pernyataan bahwa nodul ditemukan pada tahap awal juga belum cukup untuk menyimpulkan sifat atau tingkat keparahan kondisi tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan dan tindakan operasi masih diperlukan untuk mengetahui perkembangan kesehatan Paus Leo XIV.
Masih Berencana Mengunjungi Amerika Selatan
Di tengah persiapan operasi, Paus Leo XIV juga sempat menyinggung rencana perjalanan apostoliknya ke Peru. Saat menyapa kelompok umat Katolik Peru yang hadir di Lapangan Santo Petrus, ia menyampaikan terima kasih atas doa mereka untuk kunjungan tersebut.
“Terima kasih atas doa kalian untuk kunjungan apostolik yang akan saya lakukan ke Peru,” ujarnya. Paus Leo XIV sebelumnya dijadwalkan melakukan perjalanan ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6–17 November mendatang.
Pernyataannya mengenai kunjungan ke Peru mengindikasikan bahwa ia masih menyinggung agenda tersebut. Meski belum ada kepastian dalam pernyataan yang tersedia mengenai apakah seluruh jadwal perjalanan akan tetap berlangsung sesuai rencana.
Perkembangan kondisi kesehatannya dalam beberapa pekan mendatang akan menjadi salah satu faktor penting untuk mengetahui kelanjutan agenda tersebut.
Perdana Menteri Italia Sampaikan Dukungan
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyampaikan solidaritas kepada Paus Leo XIV menjelang operasi yang akan dijalaninya. Dalam pernyataan berbahasa Italia, Meloni mengatakan dirinya bersama pemerintah Italia memberikan dukungan kepada pemimpin Gereja Katolik tersebut saat menghadapi tindakan medis dalam beberapa hari ke depan.
“Ketenangan dan sikap tenang yang ia tunjukkan saat membicarakan hal ini dalam doa Angelus hari ini menjadi sumber penghiburan bagi kami,” kata Meloni.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa masyarakat Italia akan memberikan dukungan dan perhatian kepada Paus.
Paus Pertama dari Amerika Serikat
Paus Leo XIV, yang memiliki nama lahir Robert Francis Prevost, terpilih sebagai paus ke-267 pada Mei 2025. Ia menjadi orang Amerika Serikat pertama yang memimpin Gereja Katolik.
Sebagai pemimpin Gereja Katolik sedunia, kondisi kesehatannya menjadi perhatian umat, terutama karena ia masih memiliki agenda perjalanan apostolik ke sejumlah negara pada November mendatang.
Untuk saat ini, perhatian tertuju pada pelaksanaan operasi di Rumah Sakit Gemelli dan perkembangan pemulihannya selama masa rawat inap.
Vatikan memperkirakan perawatan pascaoperasi berlangsung sekitar satu pekan, sementara informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya masih menunggu perkembangan resmi.