JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendapat sorotan setelah mengunggah video promosi Trump TV yang menggunakan cuplikan dari sejumlah film dan serial televisi populer.
Dilansir dari laman Deadline pada Selasa (22/9), Video tersebut memuat cuplikan dari Friends, The Simpsons, Family Guy, Home Alone, Modern Family, Breaking Bad, The Dark Knight, The Office, SpongeBob SquarePants, Parks and Recreation, dan That ‘70s Show.
Penggunaan berbagai materi hiburan itu muncul setelah Trump sebelumnya mengabaikan keluhan sejumlah musisi, termasuk Neil Young, Ariana Grande, dan Beyoncé, terkait penggunaan musik mereka dalam konten tanpa izin.
Materi yang digunakan dalam video promosi tersebut berasal dari karya yang berkaitan dengan sejumlah perusahaan hiburan, di antaranya Warner Bros., Fox, Nickelodeon, Sony Pictures Television, Disney, dan NBCUniversal.
Trump TV merupakan layanan promosi pemerintah yang diluncurkan setelah akses Politico, CNN, dan MS Now ke Gedung Putih dibatasi, dengan pemerintah menyebut layanan tersebut sebagai “Stasiun Hal-Hal Penting”.
Layanan tersebut menyediakan siaran langsung berbagai kegiatan resmi pemerintah dan disebut The New York Times sebagai bentuk televisi negara.
Kemunculan Trump TV juga berlangsung setelah pembatasan akses sejumlah media ke Gedung Putih memicu protes dari organisasi media dan gugatan hukum.
CNN tetap mendapat tugas untuk meliput kegiatan Gedung Putih pada Senin, tetapi sejumlah jaringan televisi lain menolak menggantikannya sebagai bentuk protes sehingga tidak ada liputan televisi ketika Trump melakukan perjalanan ke New York.
Sementara itu, kualitas produksi sejumlah video Trump TV turut menjadi sorotan setelah Gedung Putih mengunggah rekaman kegiatan resmi berdurasi sekitar sembilan menit yang menampilkan suara pidato Trump bercampur dengan suara mesin Marine One.