← Beranda
Pertemuan Iran dan Negara Teluk Ditunda, Nasib Selat Hormuz Urung Jelas
Rian AlfiantoSenin, 14 September 2026 | 17.37 WIB
Sebuah perahu kecil berlayar melewati kapal kargo dan kapal komersial lainnya yang berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas, Iran, Rabu, 5 Agustus 2026. (Amirhosein Khorgooi/ISNA via AP)

JawaPos.com - Pertemuan Iran dan negara-negara pesisir Teluk yang sedianya digelar di Salalah, Oman, Senin (14/9) hari ini ditunda.

Penundaan ini membuat dialog mengenai isu regional, termasuk upaya menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz, urung dilanjutkan.

Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad Al Busaidi mengumumkan penundaan itu melalui unggahan di media sosial pada Minggu (13/9).

Ia mengatakan keputusan tersebut diambil untuk memberi ruang bagi negara-negara terkait mencapai konsensus.

Baca Juga: Iran Ajukan Tujuh Syarat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka

"Demi mencapai konsensus, pertemuan regional yang semula dijadwalkan besok di Salalah telah ditunda," kata Al Busaidi di platform media sosial X.

"Kami tetap berkomitmen untuk mendorong dialog yang mendukung stabilitas dan kerja sama berkelanjutan di kawasan kami," tambahnya.

Iran dan Oman Bahas Jadwal Baru

Penundaan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Mohammad Ali Bak, direktur jenderal urusan Teluk Persia di Kementerian Luar Negeri Iran.

Kepada kantor berita resmi Iran, IRNA, Bak mengatakan pertemuan ditunda ke waktu lain setelah mendapat permintaan dari sejumlah negara di kawasan.

Keputusan tersebut, menurut dia, merupakan hasil kesepakatan bersama antara Iran dan Oman.

Baca Juga: Irak-Iran Akan Selidiki Serangan Drone ke Jalur Pipa Minyak Arab Saudi

Iran dan Oman kini melakukan konsultasi intensif untuk menentukan waktu yang tepat bagi pertemuan berikutnya.

Artinya, penundaan bukan berarti forum tersebut dibatalkan secara permanen, melainkan jadwalnya masih akan disusun kembali.

Selat Hormuz Jadi Salah Satu Isu Penting

Pertemuan yang direncanakan di Oman tersebut memiliki agenda yang cukup strategis karena menyangkut sejumlah persoalan regional.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei sebelumnya mengumumkan bahwa para menteri luar negeri negara-negara pesisir Teluk dijadwalkan bertemu di Oman pada Senin untuk membahas berbagai isu regional.

Baca Juga: Iran Ajukan 7 Syarat kepada AS untuk Buka Selat Hormuz

Salah satu pembahasan yang mencuat adalah komunikasi antara Iran dan Oman mengenai penetapan rute aman di Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Sabtu (12/9), Baghaei mengatakan pertemuan tersebut 'diharapkan' dihadiri para menteri luar negeri negara-negara Teluk bersama Iran dan Irak.

Pertemuan Tidak Dibatalkan

Dengan adanya penundaan ini, pembahasan mengenai keamanan kawasan melalui forum tersebut masih harus menunggu jadwal baru.

Iran dan Oman disebut terus berkoordinasi untuk menentukan waktu yang memungkinkan bagi negara-negara peserta kembali bertemu.

Bagi kawasan Teluk, keberlanjutan dialog tersebut penting karena isu keamanan regional tidak hanya menyangkut hubungan antarnegara, tetapi juga kelancaran pelayaran dan aktivitas ekonomi yang bergantung pada stabilitas jalur laut.

Baca Juga: Iran: Negara-negara Arab Teken Kesepakatan Jalur Baru di Selat Hormuz

Untuk saat ini, Oman menegaskan komitmennya untuk tetap mendorong dialog dan kerja sama.

Namun, waktu baru untuk pertemuan Iran dan negara-negara Teluk belum diumumkan.

 

EDITOR: Bayu Putra