JawaPos.com – Kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, berlabuh di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, setelah menghabiskan 286 hari berturut-turut di laut.
Dilansir dari laman Nikkei Asia pada Kamis (3/9), Kapal yang membawa sekitar 5.000 pelaut dan marinir tersebut sebelumnya menjalani penugasan panjang, termasuk operasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Kedatangan kapal induk tersebut menandai akhir dari salah satu periode penugasan laut terpanjang bagi kelompok tempur Angkatan Laut Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: 5 Zodiak Paling Mudah Raih Cuan, Keberuntungan Selalu Menyertainya
USS Abraham Lincoln akan berada di Thailand selama lima hari untuk memberikan kesempatan kepada para personelnya beristirahat dan memulihkan tenaga setelah menjalani penugasan panjang.
Komandan Carrier Strike Group 3, Laksamana Muda Robert E. Loughran, menyatakan kunjungan tersebut juga mencerminkan hubungan kemitraan dan aliansi yang kuat antara Amerika Serikat dan Thailand.
Pemerintah Thailand menegaskan bahwa kunjungan kapal tersebut semata-mata bertujuan untuk kepentingan logistik, istirahat, dan pemulihan serta tidak berkaitan dengan konflik di Timur Tengah.
Kedatangan ribuan personel militer Amerika Serikat turut memunculkan harapan peningkatan aktivitas ekonomi di Pattaya yang berada tidak jauh dari Pelabuhan Laem Chabang.
Pemerintah setempat menyiapkan puluhan bus untuk mengangkut personel serta meningkatkan pengamanan di sejumlah kawasan wisata dan hiburan malam.
Para pedagang dan pelaku usaha lokal pun berharap kunjungan selama lima hari tersebut dapat meningkatkan penjualan setelah kondisi bisnis pariwisata dilaporkan mengalami perlambatan.