JawaPos.com - Sejumlah ulama terkemuka bersama ratusan hingga ribuan warga menghadiri upacara peringatan untuk Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di Islamabad, Pakistan akhir pekan lalu.
Acara yang diselenggarakan oleh Jameat al-Mustafa al-Alamiyah itu menjadi ajang untuk mengenang sosok pemimpin Revolusi Islam sekaligus menyerukan persatuan umat Islam di tengah berbagai tantangan global.
Sejumlah tokoh agama yang hadir dalam acara tersebut antara lain Allama Syed Sajid Ali Naqvi, Allama Syed Iftikhar Hussain Naqvi, dan Mufti Gulzar Ahmed Naeemi.
Baca Juga: Presiden Republik Ceko Punya Hobi Tak Biasa, Akhir Pekan Jadi Fotografer Balap F1 di Pinggir Sirkuit
Dilansir dari IranPress, mereka menyampaikan pandangan mengenai warisan perjuangan Ayatollah Khamenei serta pentingnya menjaga semangat persatuan di kalangan umat Islam.
Dalam pidatonya, Allama Syed Sajid Ali Naqvi mengatakan wafatnya Ayatollah Khamenei justru semakin memperkuat semangat Revolusi Islam.
"Kesyahidan Pemimpin Revolusi telah semakin memperkuat dan menerangi Revolusi Islam," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memahami Revolusi Islam secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi keagamaan, tetapi juga dalam aspek politik, ekonomi, dan sosial. Menurutnya, pesan solidaritas yang diwariskan Ayatollah Khamenei perlu terus disebarluaskan kepada masyarakat.
Sementara itu, Allama Syed Iftikhar Hussain Naqvi menilai perjalanan hidup Ayatollah Khamenei merupakan contoh nyata keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia menyebut kesyahidan Ayatollah Khamenei telah menjadi suara yang kuat dalam melawan penindasan serta mempermalukan kekuatan-kekuatan kolonial.
"Kesyahidannya menjadi suara yang kuat melawan penindasan yang mempermalukan kekuatan kolonial," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Mufti Gulzar Ahmed Naeemi menyoroti keberanian Ayatollah Khamenei dalam menghadapi apa yang ia sebut sebagai kesombongan global dan berbagai upaya konspirasi.
Menurutnya, mendiang pemimpin tersebut telah menunjukkan keberanian dalam menghadapi tekanan internasional sekaligus menggagalkan berbagai konspirasi yang ditujukan terhadap perjuangannya.
Mufti Gulzar Ahmed Naeemi juga menegaskan bahwa memperkuat persatuan dan keharmonisan di antara umat Islam menjadi kebutuhan yang semakin mendesak pada situasi saat ini.
"Memperkuat persatuan dan keharmonisan umat Islam tetap menjadi kebutuhan yang paling mendesak saat ini," ucapnya.
Upacara peringatan tersebut berlangsung dengan dihadiri banyak tokoh agama dan masyarakat yang datang untuk memberikan penghormatan serta mengenang warisan perjuangan Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
Selain menjadi momen penghormatan, acara itu juga dimanfaatkan para ulama untuk mengajak umat Islam mempererat solidaritas dan menjaga persatuan di tengah dinamika yang dihadapi dunia Islam.