← Beranda
Ahmad Muzani dan Sugiono bakal Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran Kamis Mendatang
Muhammad RidwanSelasa, 7 Juli 2026 | 22.54 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Seskab Teddy Indrawijaya dan Menlu Sugiono menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh. (Istimewa)

 

 

 

JawaPos.com – Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dijadwalkan menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Keduanya diutus langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai wakil resmi pemerintah Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan Ahmad Muzani melalui akun Instagram resminya, Selasa (7/7). Dalam unggahannya, Muzani mengungkapkan bahwa dirinya bersama Menlu Sugiono akan menghadiri prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung di Masyhad, Iran, pada Kamis (9/7).

"Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatolloh Khamenei di Masyhad, Iran pada Kamis 9 Juli 2026," kata Muzani dalam akun Instgram pribadinya.

Menurut Muzani, hingga kini persiapan keberangkatan delegasi Indonesia masih dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri agar seluruh agenda kunjungan dapat berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan, kehadiran dirinya bersama Menteri Luar Negeri Sugiono merupakan representasi resmi pemerintah sekaligus bentuk penghormatan dan belasungkawa dari bangsa Indonesia atas wafatnya Ayatollah Ali Khamene

"Saat ini rencana keberangkatan sedang dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri. Kehadiran kami merupakan representasi resmi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang turut berduka cita atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei," jelasnya.

Dino Patti Djalal kritik pemerintah tak kirim delegasi ke pemakaman Ayatollah Khamenei

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal mengkritik sikap Pemerintah Indonesia yang dinilai tidak memenuhi undangan resmi dari Iran untuk menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei. Menurutnya, ketidakhadiran delegasi resmi Indonesia menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi arah diplomasi luar negeri yang menganut bebas aktif

"Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal," ucap Dino Patti Djalal, Minggu (5/7).

Ia mengaku memperoleh informasi bahwa pemerintah Iran telah berupaya mengundang Indonesia melalui berbagai jalur. Namun, upaya tersebut tidak memperoleh respons dari pemerintah Indonesia.

Dino menyebut, hanya Duta Besar Republik Indonesia di Teheran yang hadir dalam prosesi tersebut. Menurutnya, kehadiran itu dipandang oleh pihak Iran belum mencerminkan representasi resmi pemerintah Indonesia

Ia membandingkan sikap Indonesia dengan sejumlah negara lain yang mengirimkan delegasi resmi. Menurutnya, negara-negara seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Pakistan, Kazakhstan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, dan Bangladesh mengirimkan utusan pada tingkat menteri, sementara Pakistan diwakili oleh presiden.

Baca Juga: Disindir Dino Patti Djalal dan Kedubes Iran, Pemerintah Akhirnya Kirim Menlu Sugiono ke Pemakaman Ayatollah Khamenei

Karena itu, absennya delegasi resmi Indonesia menjadi sorotan mengingat posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Ia menekankan, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai arah kebijakan diplomasi Indonesia. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan