← Beranda
Elite IRGC Bersumpah Balas Kematian Ayatollah Ali Khamenei: Balas Dendam Ilahi Sudah Dekat
Rian AlfiantoSenin, 6 Juli 2026 | 22.29 WIB
Ilustrasi rangkaian upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei dimulai. (AP News)

 

 

JawaPos.com - Komandan IRGC angkatan laut, Laksamana Muda Ali Azmaei, mengatakan ancaman itu saat pemakaman Khamenei di Teheran. Jutaan pelayat hadir dalam upacara penghormatan terakhir tersebut.

Azmaei bersumpah keras kepada AS dan Israel untuk membalas kematian pemimpin mereka. Ia menegaskan balas dendam ilahi akan segera terjadi tanpa waktu lama lagi.

"Saya, bersama seluruh pejuang pemberani IRGC Navy dan para penjaga Selat Hormuz yang strategis, bersumpah di hadapan Tuhan untuk melanjutkan jalan para syuhada dengan kekuatan dan keteguhan," katanya. "Kami sangat yakin bahwa balas dendam ilahi terhadap Amerika yang teroris dan rezim Zionis yang tidak sah sudah tidak lama lagi," lanjutnya.

Azmaei mengungkapkan IRGC Navy dan pasukan pengaman Selat Hormuz akan tetap setia pada cita-cita para tokoh yang gugur. Mereka akan melanjutkan perjuangan membela umat dan nilai-nilai Islam.

Azmaei menggambarkan Ayatollah Ali Khamenei sebagai sosok pemberani yang berdedikasi penuh. Pemimpin itu dianggap figur paling berpengaruh dalam sejarah Iran karena keteguhan melawan musuh.

Dia juga mengecam pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematian Khamenei. Menurut Azmaei, para musuh takut pada pengaruh dan ideologi kuat sang pemimpin.

Azmaei menegaskan kematian Khamenei tidak akan menghentikan perjuangan Iran. Sebaliknya, hal ini justru memperkuat tekad para pendukung dan pejuang.

"Hari ini kami tidak mengucapkan selamat tinggal. Kami memperbarui sumpah setia terhadap cita-citanya, keteguhan, keimanannya, dan jalan yang telah ia tunjukkan," kata Azmaei.

Baca Juga: 2 Anggota IRGC Tewas, 2 Lainnya Terluka dalam Aksi "Teror" di Kermanshah, Iran Barar

Pernyataan keras dari IRGC muncul saat ketegangan Iran dengan AS dan Israel memanas. Pejabat Iran berulang kali ancam balas serangan terhadap pemimpin dan sekutu mereka.

Sikap ini memperlihatkan komitmen Iran merespons setiap serangan terhadap tokoh penting negara tersebut. Mereka siap menjaga kedaulatan dan martabat bangsa dengan tegas.

Sementara itu, jutaan pelayat terus berdatangan ke Teheran dari berbagai wilayah Iran dan negara lain. Mereka ingin memberikan penghormatan terakhir pada Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

Pelayat juga menyatakan dukungan pada penerus Khamenei, yaitu Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei. Prosesi ini menunjukkan kesatuan dan solidaritas rakyat Iran di masa sulit. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan