JawaPos.com - Dua anggota Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) tewas dan dua lainnya terluka dalam insiden penembakan yang oleh pihak berwenang disebut sebagai aksi "teroris", di Provinsi Kermanshah, Iran bagian barat.
Serangan tersebut terjadi pada Senin malam (29/6) di Kabupaten Paveh, dekat perbatasan Iran dengan Irak, demikian laporan IRIB (stasiun penyiaran negara) yang mengutip pernyataan dari Kantor Hubungan Masyarakat IRGC di Provinsi Kermanshah.
Menurut pernyataan tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya melepaskan tembakan ke arah pintu masuk sebuah rumah dalam aksi teroris yang pengecut dan penuh pengkhianatan.
Dua korban tewas diidentifikasi sebagai anggota IRGC yang bertugas di wilayah setempat, sedangkan dua orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Baca Juga: Tanggapi Serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan
IRGC menyatakan penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan kondisi seputar penembakan dan mengidentifikasi para pelaku.
Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.