← Beranda
Pesawat Angkut Militer AN-32 India Jatuh dan Terbakar di Assam, 5 Personel Tewas saat Misi Rutin
Rian AlfiantoMinggu, 14 Juni 2026 | 00.45 WIB
Pesawat angkut militer India jatuh saat mendarat di pangkalan angkatan udara di wilayah timur laut negara yang terpencil. (X/@MarioNawfal).

 

JawaPos.com - Sebuah pesawat angkut militer Antonov AN-32 milik Angkatan Udara India (Indian Air Force/IAF) jatuh dan terbakar di Pangkalan Udara Jorhat, negara bagian Assam, Sabtu (13/6) pagi waktu setempat.

Kecelakaan yang terjadi saat penerbangan rutin itu menewaskan lima personel IAF dan memicu penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden.

IAF mengkonfirmasi bahwa pesawat mengalami kecelakaan sekitar pukul 10.00 waktu setempat di kawasan Air Force Station Jorhat. Seluruh korban yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia.

Lima personel yang tewas telah diidentifikasi sebagai Squadron Leader Prashant Singh, Flight Lieutenant Shubham Kumar, Sersan Jitendra Sharma, Agniveervayu Khemaram Kumawat, dan Agniveervayu Danish Alam.

Baca Juga: Idrus Marham Klaim Demo Mahasiswa dan Prabowo Sejalan Perbaiki Ekonomi

"Sebuah pesawat IAF An-32 mengalami kecelakaan saat serangan rutin hari ini dengan kecepatan sekitar 1000 jam di Jorhat, Assam. Manajemen situs kecelakaan dan pertanyaan awal sedang berlangsung saat ini. IAF sangat menyesal atas hilangnya nyawa dan berdiri teguh bersama keluarga yang berduka di masa kesedihan ini," demikian pernyataan resmi IAF.

Berdasarkan laporan awal, pesawat AN-32 jatuh di dalam area pangkalan udara ketika hendak melakukan pendaratan. Benturan keras setelah pesawat menyentuh tanah memicu kebakaran di lokasi kejadian.

Tim tanggap darurat langsung dikerahkan untuk memadamkan api, mengamankan area kecelakaan, serta melakukan proses evakuasi dan penyelidikan awal.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. Angkatan Udara India telah memulai investigasi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan pesawat angkut tersebut jatuh.

Kepala Menteri Assam, Himanta Biswa Sarma, mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan insiden tersebut.

"Kami menyadari kecelakaan pesawat angkut IAF di Jorhat. Kami sedang menunggu detail lebih lanjut," kata Himanta Biswa Sarma.

Apa Itu Pesawat AN-32?

Antonov AN-32 merupakan pesawat angkut militer bermesin turboprop ganda yang selama puluhan tahun menjadi salah satu tulang punggung operasi logistik Angkatan Udara India.

Pesawat ini pertama kali dikembangkan di Uni Soviet untuk memenuhi kebutuhan operasional India, terutama di wilayah dengan kondisi geografis ekstrem.

Baca Juga: Harga Pertamax Melejit, Mahasiswa Pilih Beralih ke Pertalite, Pegawai Khawatir Motor Rusak

Saat ini, IAF masih mengoperasikan sekitar 100 unit AN-32 untuk berbagai misi, mulai dari pengangkutan personel, distribusi logistik, hingga penerjunan pasukan.

Pesawat ini dirancang mampu beroperasi di bandara dataran tinggi maupun wilayah beriklim tropis yang panas. Dalam sekali penerbangan, AN-32 dapat membawa hingga 7,5 ton kargo, sekitar 50 penumpang, atau 42 personel lintas udara.

Kemampuannya menjangkau daerah terpencil membuat pesawat tersebut menjadi salah satu aset penting dalam operasi militer dan kemanusiaan India.

Kecelakaan AN-32 ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Angkatan Udara India kehilangan dua pilot dalam insiden jatuhnya pesawat tempur Sukhoi Su-30MKI di distrik Karbi Anglong, Assam.

Pada 5 Maret lalu, pesawat tempur kursi ganda itu lepas landas dari Pangkalan Udara Jorhat untuk menjalankan penerbangan rutin. Namun, komunikasi dengan pengendali darat terputus sekitar pukul 19.42 waktu setempat sebelum akhirnya pesawat hilang dari radar.

Pihak berwenang kemudian menemukan bangkai pesawat di kawasan perbukitan terpencil Karbi Anglong, sekitar 60 kilometer dari Jorhat. Kedua pilot yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia.

Rentetan insiden tersebut kembali menyoroti tantangan keselamatan penerbangan militer di kawasan timur laut India, terutama terkait operasional pesawat di wilayah dengan kondisi geografis dan cuaca yang kerap menantang.

Sementara itu, penyelidikan terhadap kecelakaan AN-32 di Jorhat masih berlangsung. Angkatan Udara India diharapkan segera mengungkap penyebab insiden yang merenggut nyawa lima personelnya tersebut.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan