← Beranda
Sejalan dengan Indonesia! Iran Rayakan Idul Fitri Sabtu 21 Maret, Bertepatan dengan Nowruz
Rian AlfiantoJumat, 20 Maret 2026 | 15.52 WIB
Ilustrasi Arab Saudi tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat (20/3). (The Daily Star).

 

JawaPos.com - Iran menetapkan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 besok setelah memastikan bahwa Jumat menjadi hari terakhir bulan suci Ramadhan. Keputusan ini membuat perayaan Lebaran di negara mayoritas Syiah tersebut berlangsung pada waktu yang sama dengan yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Pengumuman resmi disampaikan melalui televisi pemerintah, mengutip kantor pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Berdasarkan hasil pemantauan hilal, otoritas keagamaan menyatakan bahwa Jumat merupakan hari ke-30 Ramadhan, sehingga Idul Fitri dimulai keesokan harinya.

“Jumat, akan menjadi hari ke-30 bulan suci Ramadan. Setelah itu, umat Muslim akan merayakan Idul Fitri sebagai penanda berakhirnya ibadah puasa," demikian pernyataan dari kantor Khamenei.

Baca Juga: Hukum Pakai Parfum Mengandung Alkohol dan Bagaimana Konsekuensinya Jika Terkena Air

Penetapan ini juga sejalan dengan keputusan di Irak. Ulama Syiah terkemuka, Ayatollah Ali al-Sistani, turut mengumumkan bahwa Idul Fitri akan dirayakan pada hari yang sama, memperkuat keseragaman waktu perayaan di kawasan dengan mayoritas Muslim Syiah.

Penentuan Idul Fitri sendiri mengacu pada rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit pertama, sesuai kalender bulan Islam. Metode ini kerap menyebabkan perbedaan waktu Lebaran antarnegara, namun tahun ini sejumlah negara, termasuk Iran dan Indonesia, merayakannya serentak.

Menariknya, akhir Ramadhan di Iran tahun ini bertepatan dengan Nowruz, perayaan tahun baru Persia yang jatuh pada saat titik ekuinoks musim semi. Momen ini menambah nuansa istimewa karena dua perayaan besar berlangsung hampir bersamaan.

Baca Juga: Tim Patroli Koops TNI Papua Tembak Mati Anak Buah Pimpinan OPM Aibon Kogoya di Nabire

Di seluruh dunia, Ramadhan dijalankan oleh ratusan juta umat Muslim sebagai salah satu rukun Islam. Selama sebulan penuh, umat berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari, menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa.

Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan berbagi dengan sesama, termasuk melalui sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan, sebelum akhirnya merayakan kemenangan di hari Idul Fitri.

EDITOR: Banu Adikara