JawaPos.com - Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah Israel melontarkan peringatan keras kepada pemimpin tertinggi baru Iran.
Menteri Pertahanan Israel menyatakan siapa pun yang memimpin Teheran dan melanjutkan kebijakan konfrontatif terhadap Israel akan menjadi target operasi militer.
Peringatan itu muncul saat Iran sedang memasuki fase suksesi kepemimpinan menyusul tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Putra Khamenei, Mojtaba Hosseini Khamenei terpilih menggantikan posisi ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran.
Baca Juga: Kronologi Kapal Perang Iran IRIS Dena Tenggelam di Samudra Hindia Usai Diserang Kapal Selam AS
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyampaikan peringatan tersebut melalui unggahan di platform X.
Ia menegaskan bahwa siapa pun yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk melanjutkan agenda penghancuran Israel dan ancaman terhadap Amerika Serikat serta kawasan Timur Tengah akan menjadi 'target eliminasi yang jelas'.
“Tidak peduli siapa pemimpinnya atau di mana dia bersembunyi,” tulis Katz dalam pernyataannya.
Ia juga menyebut dirinya bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah memerintahkan Israel Defense Forces untuk bersiap menggunakan segala cara guna menjalankan misi tersebut.
Langkah itu menjadi bagian dari operasi militer Israel yang dinamakan Operation Lion’s Roar.
Baca Juga: Menlu AS dan Saudi Bahas Iran dan Serangan ke Kedutaan
Israel juga menegaskan akan terus bertindak bersama Amerika Serikat untuk melemahkan kemampuan pemerintah Iran.
Katz mengatakan tujuan akhirnya adalah menciptakan kondisi yang memungkinkan rakyat Iran menggulingkan pemerintahan saat ini dan menggantinya dengan sistem baru.
Pernyataan tersebut menambah ketegangan yang sudah meningkat sejak serangan udara yang menewaskan Khamenei dan sejumlah anggota keluarganya.
Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kini berkembang menjadi salah satu krisis geopolitik paling serius di kawasan dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru, ancaman dari Israel ini berpotensi menempatkannya langsung di pusat konfrontasi regional yang semakin terbuka.
Baca Juga: Kapal Perang Iran Tenggelam di Samudera Hindia, Diduga Diserang Kapal Selam AS; Puluhan Pelaut Tewas