← Beranda
Mengenal Sosok Gabriel Attal, Perdana Menteri Perancis dengan Segala Kontroversinya
Diki SetiawanKamis, 11 Januari 2024 | 19.33 WIB
Gabriel Attal mengunjungi warga Perancis setelah menjadi Perdana Menteri.

 

 

JawaPos.com - Gabriel Attal dikenal sebagai Perdana Menteri Perancis pada 9 Januari 2024, setelah ditunjuk Presiden Perancis Emmanuel Macron untuk menggantikan Elisabeth Borneo yang mengundurkan diri.

Gabriel Attal adalah disebut sebagai kepala pemerintahan termuda dan pertama di Perancis. 

Attal disebut kepala pemerintahan termuda karena saat ditunjuk menjadi Perdana Menteri, dia baru berusia 34  tahun.

Gabriel Attal juga mengalahkan rekor yang dipegang oleh sayap kiri Laurent Fabius, yang berusia 37 tahun ketika dia diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Francois Mitterrand pada tahun 1984.

Dilansir dari Reuters, Kamis (11/1), Gabriel Attal lahir pada tahun 1989 di pinggiran selatan Clamart, Paris.

Ayahnya, Yves Attal adalah seorang produser film keturunan Tunisia-Yahudi. Ibunya, Marie de Couriss, bekerja di sebuah industri film dan berasal dari keluarga Kristen Ortodoks.

Attal adalah Perdana Meteri termuda dengan banyak kontrovesialnya. Salah satu kontroversialnya adalah Perdana Menteri pertama yang secara terbuka menyatakan bahwa dirinya seorang Gay. 

Baca Juga: Kisah Kedekatan Perdana Menteri Termuda Prancis Gabriel Attal dengan Presiden Macron

Bukan cuman itu, ada beberapa tindakan kontroversial lainnya mengenai sosok Gabriel Attal ini. Dia pernah melarang penggunaan abaya di sekolah saat menjadi Menteri Pendidikan.

Attal melarang penggunaan busana muslim atau abaya tersebut pada semua sekolah negeri yang ada di Perancis.

Attal juga pernah menjadi perbincangan warga Perancis karena menjalin hubungan dengan sesama politikus penasihat politik Macron, Stephane Sejourne.

Attal memuji pengangkatannya sebagai simbol 'keberanian dan gerakan' ketika ia mengambil alih jabatan Borneo dalam upcara resmi di kediaman Perdana Menteri Matignon di Paris.

Pengalaman dalam dunia pemerintahan bukan cuma menjadi Perdana Menteri dan menjadi Menteri Pendidikan.

Attal juga pernah menjadi juru pembicara pemerintahan selama masa pandemi covid 19 dan juga pernah menjadi menteri junior di kementrian keuangan.

Baru-baru ini juga dia juga berbagi cerita mengenai perundungan yang pernah dilakukan oleh teman sekelasnya saat wawancara dengan televisi.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti