JawaPos.com - Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan sebuah kuburan massal di dalam Rumah Sakit Al-Shifa akan digali pada hari Sabtu untuk menguburkan 100 mayat yang terbaring di rumah sakit tersebut.
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina, Dr. Munir Al-Borsh, mengatakan kepada Al Jazeera Media Network pada Sabtu pagi bahwa pengeboman Israel di sekitar rumah sakit belum berhenti selama tiga malam.
"Ada pemboman yang sangat keras hampir setiap menit, dengan tujuan membuka jalan untuk memasuki kompleks rumah sakit," katanya, seraya menambahkan bahwa pemboman Israel menghalangi masuk atau keluarnya ambulans dari dan ke rumah sakit.
"Kami terkepung di dalam kompleks Al-Shifa," tambahnya.
Sementara itu, Dokter Lintas Batas (MSF) mencuit dalam X, "Beberapa jam terakhir, serangan terhadap Rumah Sakit Al Shifa meningkat secara drastis.
"Staf MSF di rumah sakit melaporkan situasi yang sangat buruk di dalam beberapa jam yang lalu," tambahnya.
Baca Juga: Protes Aksi Pemboman Israel Terhadap Gaza, Ratusan Ribu Orang Bela Palestina Berunjuk Rasa di London
Selama berhari-hari, tentara Israel telah meningkatkan serangannya terhadap rumah sakit di Jalur Gaza.
Melancarkan serangan secara brutal yang menyebabkan kematian dan luka-luka, yang menjadi kekhawatiran besar tentang nasib para pengungsi di rumah sakit-rumah sakit tersebut.
Pada Jumat malam, pesawat-pesawat tempur Israel mengintensifkan serangan mereka terhadap rumah sakit di Jalur Gaza.
Baca Juga: Anak-Anak di Sumut Beri Dukungan untik Palestina, Ganjar: Kita Dorong Nilai Kemanusiaan
Mereka melanjutkan serangan mereka di sekitar Rumah Sakit Al-Shifa, Rumah Sakit Indonesia, Rumah Sakit Al-Awda, Rumah Sakit Al-Quds, dan Rumah Sakit Anak Al-Rantisi.
Israel tengah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza, termasuk rumah sakit, tempat tinggal, dan rumah ibadah, sejak serangan lintas batas oleh kelompok perlawanan Palestina Hamas pada 7 Oktober.
Sedikitnya 11.078 warga Palestina telah terbunuh, diantaranya 4.506 anak-anak dan 3.027 wanita. Sementara itu, jumlah korban tewas dari pihak Israel adalah sekitar 1.200 orang, menurut info resmi.