JawaPos.com - Mungkin terdengar luar biasa, tetapi ada beberapa negara di dunia yang masih belum dilengkapi dengan fasilitas bandara.
Faktanya, negara-negara ini telah berhasil menunjukkan bahwa memiliki bandara tidak selalu menjadi suatu keharusan, karena mereka telah mengembangkan keterampilan dalam berbagi sumber daya dengan negara tetangga mereka.
Namun, di beberapa tempat, tidak adanya bandara bukanlah pilihan yang dapat dihindari, hal tersebut disebabkan hambatan geografis yang signifikan membuat pembangunan bandara menjadi tidak mungkin.
Dilansir dari times travel, Jum'at (10/11), berikut akan dikupas negara-negara yang memiliki keunikannya karena belum memiliki bandara bahkan hingga waktu sekarang.
1. San Marino
Berlokasi dekat dengan Kota Vatikan, San Marino menonjol sebagai salah satu negara tertua di dunia. Dikelilingi oleh Italia dan tanpa akses laut karena wilayahnya yang sempit San Marino tidak dilengkapi dengan bandara.
Untungnya, topografi yang relatif datar di San Marino dirancang dengan jaringan jalan yang luas, memfasilitasi mobilitas penduduk ke luar negeri dan menyediakan akses ke berbagai wilayah Italia dari segala arah.
Salah satu bandara terdekat terletak di Rimini, Italia, meskipun berukuran kecil, namun berperan sebagai pusat transportasi vital bagi penduduk setempat dan wisatawan yang berkunjung ke San Marino.
Selain itu, para wisatawan memiliki opsi bandara lain yang dapat diakses, seperti Bologna, Florence, Venesia, dan Pisa, yang seringkali digunakan untuk mencapai negara tersebut.
2. Kota Vatikan
Negara ini memegang predikat sebagai negara terkecil di dunia dengan populasi sekitar 800 orang. Sebagai negara langka yang dapat dijelajahi seluruhnya dengan berjalan kaki, negara ini memiliki keunikan tersendiri.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 Resmi Dimulai, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya dari Semua Edisi
Ukurannya yang sangat kecil menyisakan sedikit ruang untuk pendaratan pesawat, dan tanpa sungai atau perairan, opsi transportasi alternatif menjadi terbatas.
Meskipun demikian, tidak perlu khawatir karena bandara terdekat seperti Fiumicino dan Ciampino dapat dengan mudah dijangkau dalam 30 menit perjalanan kereta, sehingga memberikan kenyamanan dan aksesibilitas tanpa hambatan.
3. Andorra
Meskipun tidak sepadat beberapa negara lain, Negara Andorra memiliki luas wilayah daratan yang lebih besar.
Dengan lokasi geografisnya terletak pada kondisi pegunungan yang melingkupinya. Terletak di antara Perancis dan Spanyol, Negara ini dikelilingi oleh pegunungan Pyrenees, yang memiliki puncak-puncak setinggi hampir 3000 m.
Mengoperasikan pesawat di ketinggian sebegitu tinggi menjadi suatu tantangan berisiko dan rumit, yang mendorong keputusan Andorra untuk tidak memiliki bandara sendiri. Sebagai alternatif, wisatawan dapat memilih penerbangan menuju kota-kota terdekat seperti Lérida, Barcelona, atau Girona, yang semuanya berjarak kurang dari 200 km.
4. Monako
Baca Juga: Eddy Hiariej Belum Terima SPDP Penetapan Tersangka, KPK: Itu Hanya Teknis Administrasi
Monako, yang menempati peringkat sebagai negara terkecil kedua di dunia setelah Kota Vatikan, diapit oleh Perancis di tiga sisinya dan tidak memiliki bandara yang berdiri sendiri.
Bagi para pengunjung atau wisatawan yang ingin menjelajahi pesona Monaco, mereka dapat memesan taksi atau menaiki perahu setelah mendarat di Bandara Nice Côte d'Azur di Prancis.
5. Liechtenstein
Terletak di daerah yang dibatasi oleh perbukitan dan lereng yang landai, Liechtenstein adalah negara kecil dengan keliling kurang dari 75 km.
Karena terbatasnya ruang, bahkan jika negara tersebut berniat mendirikan bandara, kemungkinan besar mereka akan melanggar batas wilayah yang sebagian melewati Sungai Rhine di timur dan dekat pegunungan Austria di barat.
Oleh karena itu, agar tidak menciptakan potensi konflik diplomatik dengan negara-negara tetangganya, Liechtenstein memutuskan untuk mengabaikan opsi pembangunan bandara.
Sebagai gantinya, penduduk setempat bergantung pada mobil atau bus untuk mencapai Bandara Zürich, yang terletak sekitar 120 km dari Liechtenstein.