← Beranda
Ancaman Wabah Kolera Makin Meningkat, Pemerintah Zimbabwe Larang Warganya Mengadakan Pertemuan Besar
Aulia RamadhaniJumat, 13 Oktober 2023 | 02.13 WIB
Anak-anak sekolah berjalan melewati saluran pembuangan air limbah di Chitungwiza, Zimbabwe. Sumber Foto: Aaron Ufumeli/EPA

JawaPos.com - Pemerintah Zimbabwe tidak memperbolehkan mengadakan pertemuan besar di beberapa bagian negaranya dan juga meningkatkan pengawasan di pintu masuk dalam upaya menahan peningkatan kasus kolera.

Dilansir dari The Guardian, sudah ada 100 dugaan kematian, yang sebagian besar terjadi pada bulan September, dan hampir 5.000 kemungkinan kasus penyakit yang ditularkan melalui air di lebih dari 41 distrik, termasuk Harare.

Dengan adanya hal itu, membuat pihak berwenang khawatir epidemi tahun 2008 yang menewaskan 4.000 orang akan menjadi terulang.

Baca Juga: Zimbabwe Masih Waspada Kolera

“Kami khawatir adanya wabah ini, kita perlu meningkatkan tindakan kita,” kata penasihat kesehatan masyarakat pemerintah Agnes Mahomva.

Manicaland, sebuah provinsi di perbatasan dengan Mozambik, telah mencatat jumlah kasus tertinggi  lebih dari 1.000.

Menurut pengarahan kabinet hari Selasa dimana pemerintah meningkatkan pengawasan kolera di pelabuhan masuk untuk mendeteksi infeksi impor.

Baca Juga: Serem, Wabah Kolera Menyerang Yaman

Daerah lain seperti Bikita, di provinsi Masvingo, Zimbabwe selatan, telah dinyatakan sebagai zona berisiko tinggi.

Di distrik Buhera, pertemuan besar dilarang untuk membendung penyebaran penyakit ini, tidak lebih dari 50 orang diperbolehkan menghadiri pemakaman, dan makanan tidak dapat disajikan, masyarakat juga telah diberitahu untuk menghindari berjabat tangan, kata pemerintah pekan lalu.

Pemerintah juga menyarankan masyarakat di provinsi Manicaland dan Masvingo untuk tidak menghadiri pasar terbuka, pertemuan sosial, dan perkemahan gereja di luar ruangan, karena kemungkinan besar tidak ada sanitasi.

Baca Juga: Pesan Menkes untuk Jamaah Haji Agar Terhindar Wabah Kolera

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengikuti prosedur untuk menjaga kebersihan mereka,” kata Mahomva, seraya menambahkan bahwa pemerintah sedang menerapkan strategi tanggap kolera di seluruh negeri.

EDITOR: Nicolaus