← Beranda
Orang Tua Pelaku Penembakan Massal di Mall Thailand Minta Maaf, Pemerintah Turut Perketat Keamanan
Zulfah Ulyah KartikaMinggu, 8 Oktober 2023 | 22.12 WIB
peningkatan keamanan di mall usai insiden penembakan / sumber The Thaiger

JawaPos.com – Orang tua dari pelaku penembakan massal di Mall Siam Paragon meminta maaf kepada para korban dan media.

Ucapan maaf tersebut ditulis melalui surat yang mengungkapkan penyesalan mendalam atas apa yang harus dialami korban.

Mereka mengaku terkejut dan sedih saat mendengar peristiwa naas yang disebabkan oleh anak laki-lakinya.

Namun berjanji akan memastikan anaknya bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.

Keduanya juga mengaku mau bekerja sama dengan polisi, pemerintah dan lembaga apapun yang diperlukan dalam proses hukum.

Sekaligus mendukung upaya mitigasi dan pemulihan dampak dari peristiwa ini semaksimal mungkin.

Pelakunya yang masih berusia 14 tahun sudah ditahan polisi dan didakwa atas kejahatan melakukan pembunuhan berencana, percobaan pembunuhan, kepemilikan senjata dan amunisi secara ilegal, serta membawa senjata ilegal dan membuangnya di tempat umum.

Tiga pria yang diduga menjual senjata kepada remaja tersebut juga ditangkap oleh kepolisian.

Sementara itu, pemerintah juga mengambil tindakan tegas dan cepat usai insiden yang menewaskan dua warga asing asal Tiongkok dan Myanmar pada (3/10).

Selain meningkatkan keamanan pada pemeriksaan dan penjagaan masuk mall, Perdana Menteri Shretta Thavisin juga perketat undang-undang pengendalian senjata untuk membatasi akses penggunaan senjata api.

Hal tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri ketika menanggapi pertanyaan media pada Konferensi Aksi Iklim Thailand (TCAC) ke-2 yang bertempat di Pusat Konvensi Nasional Queen Sirikit.

Sebagai upaya memulihkan kepercayaan wisatawan negara asing, Perdana Menteri berjanji untuk membangun komitmen dalam hal keamanan wisatawan demi mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pemerintah Thailand juga membentuk badan khusus usai kejadian penembakan massal yang disebut dengan Situation Command Center (SCC).

SCC kemudian mengadakan konferensi pers di Kementerian Luar Negeri untuk memberikan informasi terkini atas penyelidikan sekaligus informasi kompensasi bagi korban.

Kompensasi yang akan diberikan kepada keluarga korban senilai 1,2 Juta Baht (508 Juta Rupiah) dari pemerintah Thailand dan 5 Juta Baht (sekitar 2.1 Miliar Rupiah) dari pihak Mall Siam Paragon.

Sementara lima orang yang terluka, akan menerima kompensasi sebesar 50.000 Baht (sekitar 21 Juta Rupiah) dari pemerintah dan tambahan 300.000 Baht (sekitar 127 Juta Rupiah) dari Mall Paragon yang akan diterima setelah korban luka-luka keluar dari rumah sakit.

Wakil Menteri Luar Negeri juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kontrak erat dengan kedutaan negara-negara yang warganya terkena dampak untuk memastikan bantuan segera diberikan kepada keluarga korban meninggal dan terluka.

EDITOR: Hanny Suwindari