JawaPos.com – Kapal pesiar mewah Ocean Explore akhirnya ditarik bebas pada Kamis (14/9), selang tiga hari setelah terjebak di lepas pantai Greenland. Kapal yang memuat 206 orang ini ditarik oleh kapal peneliti perikanan saat air pasang.
Kapal yang dimiliki oleh SunStone Ships yang berbasis di Kopenhagen, Denmark dan dioperasikan oleh Komando Gabungan Arktik ini terjebak pada hari Senin (11/9).
Pihak SunStone menyatakan dalam sebuah pernyataan tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam insiden tersebut, dan juga tidak ada pencemaran lingkungan serta tidak ada kerusakan pada lambung kapal.
Baca Juga: Koarmada III Siagakan Sejumlah Kapal Perang Bermarkas di Sorong, Ini Tugasnya
Dilansir dari AP News, Jumat (15/9), kapal penelitian yang membantu membebaskan kapal pesiar mewah tersebut merupakan milik Institute Sumber Daya Alam Greenland sebuah lembaga pemerintahan.
Kapal mewah Ocean Explore tersebut saat ini akan melanjutkan pejalanan mereke ke pelabuhan untuk mengecek kondisi kerusakan pada bagian bawah kapal dan para penumpang akan diterbangkan pulang.
Kapal tersebut terjebal di atas Lingkaran Arktik di Alpefjord di Taman Nasional Greenland Timur Laut. Taman ini hampir seluas gabungan negara Prancis dan Spanyol, dan hampir 80 persen wilayah tersebut ditutupi oleh es.
Kapal pesiar berbendera Bahama tersebut mengangkut penumpang dari beberapa negara termasuk Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.
Kapal pesiar mewah itu memiliki haluan terbalik berbentuk seperti kapal selam dengan 77 kabin, 151 tempat tidur penumpang dan 99 tempat tidur awak kapal serta beberapa restoran.
Sebelumnya pada hari Kamis (14/9), Ekspedisi Aurora mengatakan tiga orang penumpang kapal tersebut positif Covid-19.
Baca Juga: Naval Base Open Day 2023, Koarmada II Pamerkan Tank, Water Cannon, hingga Kapal Perang
Pihaknya juga mengatakan penumpang yang positif Covid-19 sudah diisolasi dan dirawat oleh dokter serta tim medis. Pemilik kapal pesiar mengatakan beberapa kapal telah dikirim ke lokasi untuk menawarkan bantuan akan tetapi tidak diperlukan.
Puluhan kapal pesiar yang berlayar di sepanjang pantai Greenland setiap tahun melewati area tersebut untuk melihat pemandangan pegunungan yang indah dan jalur air yang dipenuhi gunung es dengan ukuran yang berbeda-beda serta gletser yang menjorok ke laut. Penyiar Denmark DR mengatakan setidaknya ada 400 kapal pesiar pada tahun 2022 dan 600 kapa pesiar pada 2023.