← Beranda
Imbas Banjir di Tiongkok, Pihak Berwenang Temukan Hampir 70 Buaya Peternakan Lepas
Aulia Ramadhani• Rabu, 13 September 2023 | 17.13 WIB
Ilustrasi: buaya. (Pixabay)

JawaPos.com - Pihak berwenang mengabarkan bahwa di sebuah kota di Tiongkok telah ditemukan sejumlah buaya berukuran besar yang melarikan diri ketika banjir melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Dilansir dari laman The Guardian, bencana topan menyebabkan hujan deras yang berkepanjangan ke Tiongkok selatan pekan lalu, hal ini memicu banjir di Hong Kong dan wilayah lainnya.

Sebuah media lokal melaporkan, banjir di sekitar kota Maoming di provinsi Guangdong menyebabkan sebuah danau di peternakan buaya komersial meluap dan lebih dari 70 hewan melarikan diri. Pemerintah setempat pernah memperingatkan penduduk desa di Peng Cun untuk tetap tinggal di dalam rumah setelah buaya terlihat di daerah tersebut.

Baca Juga: 600.000 Galon Alkohol Tumpah di Sungai, Portugal Alami Banjir Anggur Merah

Hujan deras dan tanah longsor menimbulkan masalah bagi jutaan properti pesisir Hong Kong.

Seorang juru bicara dari kantor manajemen darurat setempat mengatakan kepada kantor berita AFP pada hari Selasa bahwa para pejabat “bekerja untuk menangani” reptil yang melarikan diri.

Orang tersebut tidak mengatakan berapa banyak hewan yang masih berkeliaran atau apakah ada yang berhasil ditemukan sejauh ini, namun laporan di media pemerintah Tiongkok mengatakan delapan hewan telah ditangkap. Beberapa dilaporkan telah ditembak atau disetrum.

Baca Juga: Banjir Bandang Melanda Libya, Ribuan Orang Hilang

Sebuah video yang diterbitkan oleh Beijing News yang didukung pemerintah menunjukkan petugas berseragam merah mencari ladang yang terendam banjir dengan perahu penyelamat. Gambar lain menunjukkan beberapa buaya sepanjang dua meter tergeletak di jalan, rahangnya diikat dengan pita merah.

Dikutip dari biro pertanian setempat, China National Radio (CNR) yang berafiliasi dengan pemerintah melaporkan, “Buaya masih berada di dalam air, dan beberapa departemen pemerintah berupaya menangkap mereka.”

“Situasi spesifiknya masih dalam penyelidikan, termasuk jumlah buaya secara spesifik,” kata CNR.

Baca Juga: Pemkab Gresik Pasang Box Culvert untuk Cegah Banjir di Samanhudi

Buaya dibiakkan di Tiongkok untuk diambil kulitnya dan juga dagingnya, yang terkadang digunakan dalam pengobatan tradisional.

“Daerah yang terkena dampak juga merupakan rumah bagi taman hiburan buaya dan pusat penangkaran buaya terbesar di negara ini,” tambah CNR.

EDITOR: Nicolaus