← Beranda
Jembatan Kewek Jogja Dipastikan Masih Ada, Tidak Dihilangkan justru Diperbarui
AntaraRabu, 12 Agustus 2026 | 20.15 WIB
Jembatan Kewek Jogja Dipastikan Masih Ada, Tidak Dihilangkan justru Diperbarui. (ANTARA)

 

JawaPos.com - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Danang Wicaksana Sulistya bersama DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meninjau pembangunan penggantian Jembatan Kewek Kota Yogyakarta, guna memastikan pengerjaan infrastruktur penyangga kawasan Malioboro tersebut sesuai rencana.

"Ini bagian dari tugas pengawasan kami di Komisi V DPR RI. Kami melihat apa yang dilaksanakan oleh mitra kami, dalam hal ini Kementerian PU (Pekerjaan Umum)," kata Danang Wicaksana Sulistya usai peninjauan di Yogyakarta, Selasa (12/8).

Menurut dia, hasil diskusi bersama masyarakat Kota Yogyakarta dan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sebelumnya, bahwa Jembatan Kewek tidak dihilangkan, melainkan diperbarui dengan tetap mempertahankan karakter historis dan tradisionalnya.

"Jembatan Kewek ini perlu diperbarui, bukan dihilangkan seperti yang sempat viral. Desainnya akan mengikuti desain lama dan sudah mendapat persetujuan dari Ngarso Dalem (Gubernur). Artinya, sisi tradisional dan historisnya tetap dipertahankan," katanya.

Komisi V DPR menilai progres pembangunan di lapangan berjalan sesuai rencana, sehingga diharapkan pekerjaan dapat selesai tepat waktu, agar jembatan dapat segera difungsikan dan mendukung aktivitas masyarakat, terutama pada periode Natal dan tahun baru.

Selain itu, kata dia, diharapkan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, dan jembatan baru tetap dapat merepresentasikan karakter Jembatan Kewek yang memiliki nilai historis tinggi bagi Kota Yogyakarta.

"Harapan kami, pekerjaan ini dilaksanakan sesuai kondisi dan spesifikasinya. Apa yang kita inginkan, jembatan di Kewek yang memiliki nilai historis tinggi, bisa dibangun sesuai dengan kondisi yang lama," katanya.

Baca Juga: PSEL Jogja Bakal Listriki 15 Ribu Rumah, Dibutuhkan Suplai Sampah 1.000 Ton per Hari

Menurut dia, pembangunan Jembatan Kewek merupakan kolaborasi antara bidang bina marga dan sumber daya air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak turut berperan karena memiliki kewenangan terhadap aliran sungai yang berada di bawah jembatan.

"Alur sungainya juga dibenahi dan disesuaikan dengan kebutuhan. Kami juga mengapresiasi dukungan Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta. Nantinya, penataan ruang terbuka hijau di sekitar kawasan juga akan dilanjutkan melalui program Pemerintah Kota," katanya.

Kepala Satker (Satuan Kerja) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah DIY Tisara Sita mengatakan pembangunan Jembatan Kewek saat ini telah memasuki tahapan penting, karena pekerjaan pondasi telah selesai dan sejumlah pekerjaan struktur lanjutan sedang dilakukan.

"Untuk pekerjaan pondasi sudah selesai. Kemudian sudah ada 'second pile' dan saat ini kami mempersiapkan rencana 'erection girder' yang ditargetkan pada akhir September," katanya.

Pihaknya mengupayakan pekerjaan fisik jembatan Kewek dapat selesai dan dapat difungsikan untuk menunjang mobilitas masyarakat pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

EDITOR: Estu Suryowati