JawaPos.com - Kabar pencabutan sertifikat mualaf dokter Richard Lee menghebohkan publik se Tanah Air dalam beberapa hari belakangan. Banyak yang bingung apakah pencabutan sertifikat tersebut membuatnya kembali berstatus sebagai non muslim atau masih tetap beragama Islam.
Untuk diketahui, Richard Lee resmi menjadi mualaf ditandai dengan dia mengucapkan dua syahadat pada 5-6 Maret 2025. Kala itu, dia masuk ke dalam agama Islam dengan dibimbing oleh ustaz Derry Sulaiman dan Felix Siauw.
Dengan dia masuk agama Islam, Richard Lee mendapat sertifikat mualaf dari Mualaf Center Indonesia dengan tujuan supaya status keislamannya diketahui publik dan Richard Lee bisa lebih mudah mengurusi dokumen pribadi untuk menyesuaikan dengan agama barunya, Islam.
Pada pada 3 Mei 2026, sertifikat mualaf Richard Lee secara resmi dicabut oleh Mualaf Centre Indonesia selaku pihak yang mengeluarkan sertifikat. Banyak yang bertanya apakah pencabutan sertifikat tersebut menjadikan agama Islam yang sempat dipeluknya jadi batal atau tidak.
Baca Juga: Sejumlah 'Dosa' Julia Prastini 'Jule' hingga Dibatasi Bertemu Anak oleh Na Daehoon
Terkait hal tersebut, ustadz Derry Sulaiman secara tegas mengatakan bahwa seseorang yang sudah mualaf atau masuk ke dalam agama Islam tidak dapat dibatalkan oleh siapapun, termasuk dengan dibatalkannya sertifikat mualaf.
"Tidak ada satu orang manusia pun mengatakan kamu bukan Islam kalau orang itu bersyahadat dan mengaku seorang muslim," tegas Derry Sulaiman dalam video diunggah di akun media sosialnya.
Pembatalan sertifikat mualaf tidak membawa dampak apa pun pada status keislaman Richard Lee di mata Tuhan. Namun konsekuensinya, Richard Lee kini tidak punya pengantar apabila dia mau mengganti dokumen pribadi seperti KTP dan sejenisnya.
Terkait kabar Richard Lee tidak melaksanakan ibadah shalat meski sudah berstatus sebagai mualaf, Derry Sulaiman menyatakan bahwa tidak melaksanakan kewajiban agama tidak lantas membuatnya keluar dari Islam.
"Mualaf itu lemah. Orang yang baru masuk Islam adalah orang yang masih lemah baik secara aqidah ataupun amalnya. Richard Lee beberapa kali mengatakan kepada saya dia belum mampu mengamalkan agama dengan sempurna, saya juga belum mampu," tuturnya.
Baca Juga: Hubungan Ari Lasso dan Dearly Djoshua Kembali Nyambung, Berikut Sejumlah Fakta Menariknya
"Dia pernah berjanji di bulan Ramadhan akan shalat 5 waktu, dia juga bikin konten dengan Khalid Basalamah selama 1 bulan full selama bulan Ramadhan," imbuhnya.
Mengakhiri pernyataannya, Derry Sulaiman menegaskan bahwa keislaman seseorang terpatri kuat di dalam dada dan tidak bisa dibatalkan dengan dokumen atau sertifikat.
"Saya rasa tidak ada alasan untuk membatalkan keislaman siapapun, termasuk Richard Lee. Saya masih bertemu beberapa minggu lalu dengan Richard dan dia masih Islam. Selama seseorang belum mengatakan keluar dari Islam, kita tidak boleh memperlakukan seseorang sebagai non muslim," ungkapnya.