← Beranda
Komentari Soal Take Down Video Dugaan Whip Pink di Rumah Reza Arap, Awkarin: Sekarang Ngerti, Kan?
Bintang PradewoJumat, 6 Februari 2026 | 02.04 WIB
Awkarin./ Instagram: awkarin

JawaPos.com - Kasus kematian selebgram Lula Lahfah masih meninggalkan kisah yang belum terungkap. Yaitu soal Whip Pink yang masih ramai dibahas di media sosial.

Dikutip Radar Solo (Jawa Pos Group), kehebohan muncul di media sosial setelah cuplikan video yang menampilkan dugaan tabung Whip Pink berada di rumah Reza Arap viral di Instagram.

Video ini berasal dari Vlog Guraisu episode 107 yang tayang pada 20 Januari 2026.

Yang mengejutkan, sahabat almarhumah Lula Lahfah, Awkarin, turut memberikan respons yang menohok atas video yang belakangan telah dihapus itu.

Lewat akun Instagram pribadinya @narinkovilda, ia mempertanyakan alasan penghapusan video tersebut.

“Kalau emang ga ada apa-apa, kenapa harus di takedown vlog-nya? Sekarang ngerti, kan?” tulis Awkarin pada Kamis (5/2).

Unggahan ini pun langsung menjadi sorotan netizen dan memicu viralnya cuplikan video tersebut.Diketahui, dalam video yang kini telah hilang tersebut, tabung berwarna pink itu yang diduga Whip Pink itu terlihat pada detik ke-25.

Sebelumnya, tabung Whip Pink memang sempat ditemukan oleh pihak kepolisian di apartemen Lula Lahfah saat olah TKP.

Penggunaan tabung ini, yang diketahui berisi Nitrous Oxide (N₂O) atau gas tawa, belakangan ramai dibahas karena tren penyalahgunaan gas inhalasi tersebut.

Meskipun video asli sudah hilang, sejumlah akun di media sosial berhasil menyimpan dan membagikan ulang potongan tayangan itu.

Tidak hanya Awkarin, sahabat Lula lainnya seperti Dara Arafah dan Keanu Agl juga ikut mengunggah ulang cuplikan video tersebut, membuatnya semakin viral di kalangan pengguna Instagram.

 

Hingga saat ini, Reza Arap belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keberadaan tabung Whip Pink di rumahnya. 

Apa Itu Whip Pink?

Whip Pink atau tabung berwarna Pink yang mengandung Nitrous Oxide menjadi pembicaraan pasca meninggalanya selebgram Lula Lahfah pada Jumat (23/1) lalu.

Rumor yang beredar di X (twitter) meninggal Lula disebabkan oleh penyalahgunaan nitrous oxide. Namun, pihak rumah sakit menyatakan bahwa meninggalnya selebgram itu karena henti jantung.

Keanu, sahabat Lula Lahfah dalam unggahannya di Instagram menyatakan bahwa Lula memang mengalami sakit. Lula akan melakukan Colonoscopy karena pembengkakan usus.

Lantas apa itu Nitrous Oxide yang dikemas dalam tabung berwarna Whip Pink tersebut? Nitrous Oxide atau Nitrogen oksida merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak berasa. Jika digunakan secara tidak tepat bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Penggunaan

Menurut adf.org, gas ini digunakan untuk anestesi medis, membuat kue (untuk mengocok krim), pada mesin mobil untuk meningkatkan tenaga (NOS). Namun dalam suatu kondisi, gas ini dapat membuat penggunanya merasakan sensasi mabuk.

Saat digunakan untuk rekreasi, gas tersebut dihirup, biasanya dengan melepaskan tabung gas nitrous (bulb atau whippet) ke dalam balon, atau langsung ke mulut.

Menurut Alcohol and Drug Foundation, survei Narkoba Global 2021 mencantumkan bahwa Nitrous Oxide merupakan narkoba rekreasi terpopuler ke 13 di dunia. Di Australia sendiri, penggunaan inhaler ini secara bertahap, dari 0,4 persen tahun 2021 menjadi 1,7 persen tahun 2019.

Dampak Buruk

Saat menghirup nitrous oxide akan menghasilkan sensasi euforia, kebahagiaan atau kegembiraan yang cepat dan singkat. Efek lainnya pun juga muncul, seperti perasaan melayang, perubahaan dalam pikiran dan persepsi, hingga halusinasi visual dan auditori.

Sementara itu penggunaan dalam jangka waktu panjang dapat mengakibatkan hilang ingatan, kekurangan vitamin B12, telinga berdenging, inkontinensia, mati rasa di tangan dan kaki, kejang anggota badan, jika digunakan saat hamil potensi cacat lahir, kekebalan tubuh melemah, gangguan reproduksi, depresi, psikosis, dan ketergantungan psikologis.

Jika digunakan dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan kondisi lebih buruk lagi.

Contohnya saja menghirup langsung dari tabung atau alat penghisap, gas tersebut sangat dingin (minus 40 derajat Celcius) dan dapat menyebabkan radang dingin pada hidung, bibir, dan tenggorokan (termasuk pita suara).

Karena gas itu juga berada di bawah tekanan konstan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan paru-paru jika dihirup langsung dari wadah tersebut.

Selain itu juga bahaya jika tidak berhati-hati. dispenser gas yang rusak dapat meledak dan menyebabkan bahaya selain itu melemparkan beberapa tabung gas secara berurutan dengan satu petasan juga dapat menyebabkan luka bakar dingin pada tangan.

Kata Polisi Soal Whip Pink

Kepolisian mengungkap fakta terkait temuan tabung Whip Pink di apartemen influencer Lula Lahfah.

Gas nitrous oxide (N2O) yang terkandung di dalamnya ditegaskan bukan termasuk narkotika atau barang ilegal, namun tetap berbahaya jika digunakan tidak sesuai peruntukannya.

Penjelasan ini disampaikan aparat menyusul ramainya spekulasi publik terkait dugaan penyalahgunaan Whip Pink yang dikaitkan dengan kematian Lula Lahfah.

N2O Disamakan dengan Alkohol

Baca Juga: Ramalan Terlengkap Zodiak Aquarius Besok Jumat 6 Februari 2026: Finansial, Kesehatan, Mental, Hoki, Karir, Cinta dan Mobilitas

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, secara hukum gas N2O tidak dikategorikan sebagai narkoba.

Namun, zat tersebut dapat menimbulkan efek berbahaya bila dikonsumsi untuk tujuan yang menyimpang.

“N2O itu mirip alkohol. Alkohol seharusnya digunakan untuk membersihkan luka, tapi jika diminum tentu menimbulkan dampak negatif,” ujar Budi Hermanto.

Ia menegaskan, penggunaan N2O untuk konsumsi, apalagi dicampur dengan zat lain, berisiko tinggi terhadap kesehatan.

Hanya Boleh untuk Kepentingan Medis

Direktorat Pengawasan dan Distribusi Farmasi Kementerian Kesehatan melalui El Iqbal menyampaikan bahwa N2O diatur secara ketat dan hanya diperbolehkan untuk keperluan medis, khususnya sebagai anestesi di rumah sakit.

Penggunaan gas tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 4 Tahun 2017. Di luar konteks medis, pemanfaatan N2O dinilai melanggar prinsip keamanan kesehatan.

Risiko Serius Jika Disalahgunakan

Kasubresnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Zulkarnain mengingatkan bahwa penyalahgunaan N2O dapat menimbulkan berbagai dampak serius, mulai dari hipoksia atau kekurangan oksigen, gangguan saraf (neuropati), frostbite, hingga defisiensi vitamin B12.

“Dampaknya bisa sangat berbahaya jika digunakan tanpa pengawasan medis,” jelasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo