JawaPos.com - Pihak Kepolisi Seodaemun melakukan penggeledahan terhadap kantor agensi P Nation milik penyanyi PSY terkait dugaan penerimaan resep obat terlarang pada 4 Desember 2025.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyelidikan atas tuduhan bahwa PSY menerima obat-obatan psikotropika dengan menyuruh orang lain terlebih manajernya.
Menurut laporan terbaru dari Yonhap News, pada 11 Desember penyidik mengamankan berbagai dokumen serta barang bukti dari kantor dan kendaraan yang digunakan pihak agensi.
Baca Juga: Penyelidikan Dugaan Pengambilan Obat Tidur untuk Psy Berlanjut, Polisi Ungkap Progres Terbaru Kasus
Tujuannya adalah menguatkan dugaan bahwa obat tidur jenis Xanax dan Stilnox telah dikeluarkan oleh rumah sakit universitas di Seoul tanpa prosedur medis yang benar yakni tanpa konsultasi langsung atau meminta pihak ketiga untuk mengambil obat tersebut atas namanya.
Obat-obatan tersebut termasuk dalam daftar psikotropika yang memiliki risiko ketergantungan tinggi sehingga pembuatan resep dan pengambilan obat seharusnya hanya dapat dilakukan setelah pemeriksaan langsung oleh dokter.
Polisi juga telah menetapkan seorang profesor kedokteran dari universitas tersebut sebagai tersangka karena diduga memberikan resep tanpa prosedur sah.
P Nation memberikan pernyataan singkat bahwa mereka telah bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dan akan terus mengikuti proses hukum yang diperlukan.
Di sisi lain, PSY membantah keras tuduhan tersebut dan ia mengaku telah didiagnosis mengalami gangguan tidur kronis dan mendapatkan resep langsung dari tim medis.