← Beranda
JK Rowling Tanggapi Pernyataan Emma Watson dan Menuding Sang Aktris Kurang Pengalaman hingga Picu Kontroversi
Risma Azzah FatinKamis, 2 Oktober 2025 | 03.49 WIB
Emma Watson dan JK Rowling (AV Club)

JawaPos.com – JK Rowling sang penulis kisah legendaris Harry Potter kembali melontarkan kritik pedas terhadap Emma Watson di tengah keretakan hubungan mereka.

Dilansir dari laman Variety pada Rabu (1/10), Melalui unggahan di X, Rowling menyebut Watson sebagai sosok yang “minim pengalaman hidup nyata dan tidak menyadari betapa bodohnya dirinya”.

Pernyataan tersebut muncul setelah wawancara terbaru Watson kembali membicarakan hubungannya dengan sang penulis.

Baca Juga: Emma Watson Buka Suara Tentang Perbedaan Pendapat dengan JK Rowling Tanpa Kehilangan Rasa Hormat

Perpecahan antara Rowling dan Watson berawal sejak 2020, ketika Rowling mengemukakan pandangan kontroversial terkait komunitas transgender.

Pandangan tersebut menuai kritik dari banyak pihak, termasuk Watson dan Daniel Radcliffe. Keduanya kala itu menegaskan dukungan mereka kepada komunitas transgender melalui pernyataan publik.

Dalam unggahannya, Rowling mengklaim pernah menerima catatan tulisan tangan dari Watson berisi simpati.

Baca Juga: Emma Watson Tegaskan Tekanan Pernikahan oleh Masyarakat untuk Para Gadis Merupakan sebuah Tindakan Kejam

Catatan singkat itu diberikan saat Rowling mendapat ancaman serius terkait pandangannya tentang isu transgender. Namun, Rowling menilai sikap Watson justru kontradiktif dengan pernyataan publik yang mendukung komunitas trans.

Rowling menilai Watson dan Radcliffe merasa memiliki hak khusus untuk mengkritiknya karena peran mereka di Harry Potter.

Namun Rowling juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah membutuhkan persetujuan abadi dari para aktor yang memerankan karakternya. Meski demikian, Rowling menyebut komentar mereka telah membuat perpecahan semakin dalam.

Dalam serangan terbarunya, Rowling juga menyinggung kehidupan pribadi Watson yang dianggap penuh privilese.

Rowling menyoroti bahwa Watson tidak pernah mengalami kesulitan nyata seperti kehidupan miskin atau diskriminasi berbasis gender. Rowling menyebut hal itu membuat Watson tidak memahami kompleksitas isu yang diperjuangkannya.

Rowling menambahkan bahwa jika Watson tidak menyatakan cinta dan penghargaan kepadanya dalam wawancara, ia mungkin tidak akan bersikap sejujur ini.

Menurut Rowling, komentar Watson terasa seperti perubahan haluan demi citra publik. Ia juga menyebut pernyataan itu ironis mengingat posisi Watson sebelumnya yang keras menentang pandangannya.

Meski ketegangan semakin memanas, Watson dalam wawancara menegaskan masih terbuka untuk berdialog dengan Rowling. Ia menyatakan bahwa rasa hormat dan pengalaman indahnya bekerja dengan Rowling tetap ia hargai.

Namun, Rowling menutup tanggapannya dengan mengunggah parodi wawancara Watson, menunjukkan sikap satirnya terhadap situasi ini.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho