JawaPos.com – Salah satu member BTS Jimin kembali menunjukkan kepeduliannya melalui donasi beasiswa senilai KRW 100 juta atau Rp 1,1 miliar kepada Dinas Pendidikan Jeonbuk Korea Selatan.
Dilansir dari laman Kbizoom pada Kamis (25/9), Donasi ini disampaikan melalui ayahnya yang secara langsung menghubungi pihak berwenang.
Bantuan tersebut ditujukan bagi siswa yang menghadapi kesulitan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan.
Baca Juga: Jimin BTS Cetak Rekor Baru, Lagu Solo “Who” Lampaui 2 Miliar Streaming di Spotify
Dinas Pendidikan Jeonbuk mengumumkan bahwa ayah Jimin telah menghubungi mereka pada Juli lalu.
Ayah Jimin menyampaikan niat untuk memberikan dukungan finansial kepada siswa kurang mampu. Dana sebesar KRW 100 juta atau Rp 1,1 miliar kemudian disalurkan ke Yayasan Beasiswa Cinta.
Dana beasiswa tersebut akan membantu banyak siswa yang mengalami kesulitan pendidikan di wilayah Jeonbuk.
Pihak dinas berkomitmen menyalurkan dana dengan penuh kehati-hatian. Tujuannya agar bantuan tepat sasaran dan memberi dampak positif jangka panjang.
Sejak 2019, Jimin rutin memilih satu dinas pendidikan setiap tahun untuk menerima beasiswa. Jeonbuk menjadi wilayah keenam penerima manfaat dari program ini. Seluruh kegiatan amal dilaksanakan tanpa upacara publik, mencerminkan kerendahan hati Jimin.
Yoo Jeong-gi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Jeonbuk, menyampaikan apresiasi mendalam atas donasi tersebut.
Jeong-gi menyebut kontribusi ini sebagai dukungan berarti bagi masa depan anak-anak Jeonbuk. Bantuan ini diharapkan memotivasi penerima beasiswa untuk terus berprestasi.
Sebelumnya, Jimin juga mendukung penggantian meja dan kursi di Busan Arts High School. Ia aktif melakukan kegiatan amal melalui berbagai organisasi kesejahteraan lokal. Aksinya menginspirasi banyak penggemar untuk meneladani semangat berbagi.
Kedermawanan Jimin menegaskan pengaruh positifnya di luar industri musik. Sikap dermawan dan rendah hatinya menjadi teladan bagi masyarakat luas. Donasi ini semakin memperkuat citra Jimin sebagai artis dengan kepedulian sosial tinggi.