JawaPos.com – Bagi sebagian besar masyarakat di Tanah Air, tentunya sudah tidak asing lagi dengan sosok Freya anggota JKT48.
Namanya semakin meroket jadi salah satu publik figur di Tanah Air, sosok Freya anggota JKT48 pun semakin santer mencuri perhatian.
Baru-baru ini, Freya mengakui bahwa dirinya pernah memiliki kemampuan melihat makhluk halus atau yang disebut sebagai indigo.
Kemampuan ini dialaminya saat masih kecil yang diceritakan melalui podcast di YouTube.
"Dulu aku sensitif sama yang kaya gitu. Dulu," jawab Freya seperti dilansir dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Sabtu (1/6), usai mendapat pertanyaan dari Deddy Corbuzier.
Sosok makhluk halus yang pernah ia lihat adalah perempuan berambut panjang yang mengenakan gaun, dengan mata merah menyala.
"Aku pernah lihat matanya merah aja gitu sih. Matanya dua, merah-merah terang. Tapi mukanya gak kelihatan jelas, cuma fiturnya," jelasnya.
Freya melihat sosok menyeramkan ini di rumah tetangganya yang berada di depan rumahnya.
Baca Juga: Bisa Tidur Nyenyak! Ini Pose Kiyowo Freya dan Christy JKT48 di Shopee Live yang Manis Banget
Saat melihat makhluk halus tersebut, Freya hanya diam. "Aku diem aja terus om aku juga bisa ‘lihat’ kan, soalnya sepupu aku takut kan daripada aku cerita-cerita terus entar makin panik orang-orang," tutup Freya.
Sebagai anggota girlband, Freya JKT48 sering menjadi sorotan publik, bukan hanya karena kariernya tetapi juga karena silsilah keluarganya. Freya memiliki darah bangsawan yang masih terkait erat dengan Keraton Yogyakarta.
Hal ini diungkapkannya dalam sebuah podcast yang diunggah ulang oleh akun TikTok @freyaunivers. Saat ditanya apakah benar memiliki keturunan bangsawan, Freya menjawab, "Iya ada dari keluarga papa," ungkap Freyanashifa Jayawardana.
Dalam tayangan lain, Freya menyebutkan bahwa kakek-neneknya masih keturunan dari Sri Sultan Hamengkubuwono. "Aku, kakek nenek aku masih keturunan dari Sri Sultan Hamengkubuwono," tambahnya.
Freya menjelaskan bahwa gelar kebangsawanan yang seharusnya menjadi bagian dari namanya dulu sempat tidak diurus. "Sebenernya sekarang udah sih, kalau di KTP aku udah ada gelarnya, cuma kalau dulu tuh belum diurus," jelasnya.
Alasan ibunya tidak mengurus gelar tersebut saat Freya masih kecil kemungkinan karena Freya masih di bawah umur dan belum memerlukan kartu identitas dengan gelar kebangsawanan.
Kini, saat Freya sudah 17 tahun, gelar 'Raden Roro' telah melekat dalam namanya. Meskipun keluarganya terkait dengan keturunan Hamengkubuwono II, Freya mengaku tidak begitu mengenali seluk-beluk Keraton Yogyakarta.
Hal ini karena orang tuanya tidak menjelaskan secara rinci latar belakang keluarganya. Pengetahuan tentang adat istiadat kerajaan lebih banyak didapatkannya dari sang nenek.
Sebagai bagian dari trah Hamengkubuwono, Freya merasa bahwa generasi muda seperti dirinya memiliki tanggung jawab untuk melestarikan budaya Jawa.***