← Beranda
Nagita Slavina Akui Stres Saat Cipung Masuk RS
Abdul RahmanMinggu, 15 Oktober 2023 | 05.06 WIB
Nagita Slavina- Raffi Ahmad./ Abdul Rahman
JawaPos.com - Nagita Slavina menceritakan momen saat Rayyanza Malik Ahmad alias Cipung harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami demam tinggi hingga 40 derajat. Belum pernah mengalami momen tak menyenangkan seperti ini sebelumnya, Nagita Slavina yang juga memiliki nama panggilan Gigi mengaku sangat stres menghadapinya.
 
"Anak pertama Alhamdulillah sampai usia 8 tahun tidak pernah masuk rumah sakit. Anak yang kedua kemarin masuk rumah sakit. Tidak pernah lihat anak demam sampai 40 derajat tidak turun-turun," kata Nagita Slavina di acara Hari Cuci Tangan Sedunia 2023 yang diadakan Lifebouy, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (14/10).
 
Gigi stres banyak pikiran menghadapi kenyataan itu. Setelah diobservasi oleh dokter, ternyata Cipung terkena adenovirus. Sebuah virus yang biasanya menyerang sistem pernapasan dan sistem pencernaan.
 
Baca Juga: Cara Hyundai Berikan Bonus dan Kemudahan Punya Mobil
 
"Benar-benar stres lihat anak panas begitu. Pikirannya ke mana-mana," aku Nagita Slavina.
 
Gigi kini sudah bisa bernapas lega sekaligus bersyukur Rayyanza sudah sembuh dari sakitnya. Namun kejadian itu membuat Nagita Slavina dan Raffi Ahmad jadi lebih protektif ke anak-anaknya.
 
Tak mau mengalami hal yang sama lagi, Nagita Slavina mengajarkan anak-anaknya untuk rutin mencuci tangan menggunakan sabun. Terutama ketika berinteraksi dengan banyak orang atau habis melakukan kegiatan yang berpotensi mengundang bakteri atau virus ke tubuh.
 
"Sebagai ibu, kita tidak boleh bosan untuk kasih tahu tujuan cuci tangan ke anak," kata ibu dua anak itu.
 
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bikin Teori Baru, Duga Penyebab Kematian Mirna Salihin Karena Tikus
 
Nagita Slavina menambahkan, tidak kalah pentingnya dari mengajarkan atau mengingatkan adalah memberikan contoh secara langsung ke anak bagaimana mencuci tangan. Karena contoh yang diberikan orang tua akan lebih mengena dan membekas di hati mereka dari pada hanya sekedar memberikan nasihat.
 
"Memberikan contoh lebih efektif. Bukan hanya marah-marah saja ke anak. Ngasih tahu penting tapi jiga sangat penting memberikan contoh," ujar Gigi.
EDITOR: Banu Adikara