JawaPos.com - Acara fan sign boy group &TEAM dari HYBE LABELS JAPAN yang diadakan pada 8 Juli di Seoul tidak berjalan dengan semestinya. Pasalnya, banyak fans yang membagikan pengalamannya ke media sosial maupun komunitas online untuk menyampaikan keluhan tentang pemeriksaan keamanan yang diduga lancang saat acara fans sign &TEAM.
Orang-orang yang kecewa ini kemudian ramai-ramai membuat tagar #underwearsearch yang kemudian menjadi tren di Korea Selatan.
Dikutip dari Soompi, menurut mereka yang mengikuti acara tersebut, staf &TEAM menyentuh bagian sensitif penggemar dan memeriksa pakaian dalam mereka untuk menemukan perangkat elektronik tersembunyi. Beberapa penggemar mengklaim bahwa mereka telah mengalami pelecehan seksual dalam proses tersebut.
Baca Juga: JTBC Bagikan Cuplikan Momen Romantis Antara Lee Junho 2PM dan YoonA SNSD di 'King the Land'
“Mereka menyentuh kami untuk memeriksa Apple Watches atau perangkat elektronik seandainya kami merekam selama acara, tetapi itu tidak dalam batas wajar, sebaliknya mereka menyentuh kami di sana-sini dan menusuk kami dan itu termasuk pelecehan seksual,” tulis salah satu korban.
Fans lain berbicara, “Mereka mengatakan akan menyentuh payudara saya dan setelah menyentuhnya mereka bertanya, ‘Ini jam tangan, kan?’ dan membawa saya ke tempat kecil di mana mereka meminta saya untuk mengangkat pakaian saya. Staff membuat saya tertekan dengan sangat agresif sehingga saya tidak punya pilihan selain mengangkat pakaian saya, tetapi kemudian orang lain membuka pintu, masuk lalu melihat celana dalam saya digeledah., saya merasa sangat malu dan rasanya hak asasi saya telah jatuh.”
Penggemar lain menulis, “Mereka menekan keras pada payudara bagian atas saya dan juga menekan keras pada payudara bagian bawah saya, dan itu hampir ke titik belaian seksual, jadi saya mengatakan kepada mereka, 'Itu adalah payudara saya.'”
Baca Juga: Mudahkan Layanan Masyarakat, Jasa Raharja Diganjar Penghargaan Internasional
Para fans juga mengeluh bahwa meskipun staf &TEAM tidak menemukan apa pun setelah membawa mereka ke ruangan lain dan menggeledah pakaian dalam para penggemar, mereka tidak meminta maaf dan dengan kasar meminta fans untuk meninggalkan ruangan.
Karena kontroversi terus bergulir pada akun penggemar acara tersebut, HYBE merilis permintaan maaf atas insiden tersebut lewat situs e-commerce Weverse Shop pada 9 Juli.
Pernyataan lengkapnya adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan Ketiga Liga 1 Musim 2023-2024
Hello, this is Weverse Shop.
We would like to apologize to the fans who attended &TEAM’s in-person fan signing event on July 8 regarding the security body check that was carried out by female security guards.
Fan signing events are a place where artists and fans talk one-on-one, and if recordings are leaked to the public, it might not be good for the fan and the artist. So to prevent such a situation from arising, we have always strictly limited [fans from] bringing in electronic equipment that makes recording possible. Up until now, many fans have actively cooperated with this practice.
However, because there have been several instances of [fans] hiding electronic equipment on their bodies to bring them in, a body check was carried out on July 8 by female security guards to check for this. We apologize to the fans who attended the event with happy hearts for making you uncomfortable.
Even if it was a security issue, we are aware that it is not an acceptable excuse for making fans uncomfortable. We sincerely apologize that this kind of incident happened at the event.
We will make plans for improvements, such as introducing contact-free methods for security checks, and we will try to make it possible for fans to participate in fan signing events with artists in a more comfortable and happy environment.
Thank you.