← Beranda
Mediasi dengan Ketua RT soal Sapi Kurban Idul Adha Berjalan Tegang, Dewi Perssik Nangis
Abdul RahmanJumat, 30 Juni 2023 | 03.32 WIB
Dewi Perssik
 
JawaPos.com - Klarifikasi sekaligus mediasi yang terjadi antara Malkan, Ketua RT 06 RW 4 Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dengan pedangdut Dewi Perssik yang berlangsung tadi sore, Kamis (29/6), di masjid Babul Khoirot tidak berjalan sesuai dengan harapan. 
 
Pasalnya, proses mediasi itu diwarnai ketegangan yang membuat Depe sampai menangis saat pulang ke rumah yang lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi pertemuan.
 
Baca Juga: Taruna Merah Putih Jawa Timur Distribusikan 350 Besek Daging Kurban
 
"Tadi teman-teman lihat sendiri mediasinya seperti apa, kenapa bisa sampai di sosmed dan lain-lain. Sebelumnya ada pertanyaan kenapa sapinya diangkat? Ada miss komunikasi antara ustad dan RT karena tidak ada komunikasi," kata Dewi Perssik di hadapan awak media.
 
Depe mengatakan dirinya rutin berkurban setiap tahun. Dia pun memastikan tidak ada unsur politik di balik hewan kurban yang dikeluarkannya tahun ini.Depe menegaskan membeli sapi kurbannya seharga Rp 170 juta namun dapat potongan harga sebesar Rp 30 juta.
 
Baca Juga: Peserta Haji Indonesia Tahalul Saling Gunduli Kepala Usai Lempar Jamrah
 
"Niat saya baik lho nggak ada unsur politik atau apa. Saya sudah kurban, saya lakukan dari 5 tahun lalu," aku Dewi Perssik.
 
"Nggak ada politik-politikan, kita tidak menyebut nama kubu lain dari dia, nggak ada sama sekali. Banyak yang komen bilang ini politik. Di situ saya bilang, apa karena bertetangga sama pak Anies  Baswedan?," paparnya.
 
Baca Juga: 106.000 Orang Manfaatkan Kereta Al-Mashaer Untuk Lempar Jumrah
 
Emosi Depe naik dan bahkan terkesan marah-marah dalam pertemuan dengan pihak RT setelah ada yang menyinggung soal SARA. Dewi Perssik tentu saja tidak terima dan dia langsung bereaksi.
 
"Dia bentak-bentak saya lagi dan ngomongin ras. Mau orang Betawi, Madura, Jawa, sama saja," kata Dewi Perssik.
 
Baca Juga: Cedera Lutut Akibat Olah Raga Jangan Dianggap Sepele, Simak Cara Tepat Mengatasinya
 
Depe sengaja tidak menjalin komunikasi secara langsung dengan pihak RT dan komunikasinya hanya dengan ustad di masjid dengan alasan supaya daging kurbannya tepat sasaran. 
 
"Pernah saya memberikan sembako, daging, pada masa pandemi. Setelah itu banyak keluhan dari para warga ke saya, kenapa saya nggak dapat sembako, tidak rata. Itu keluhan warga ke saya," bebernya.
EDITOR: Banu Adikara