JawaPos.com - Deep and Extreme Indonesia (DXI) kembali mempersiapkan penyelenggaraan berikutnya dengan membawa semangat baru. Memasuki usia 20 tahun, DXI 2027 akan mengusung tema “Twenty Years of Deep Collaboration” yang menekankan penguatan hubungan antara industri, komunitas, brand, hingga berbagai pelaku kegiatan adventure di Indonesia.
Digelar oleh Dyandra Event Solutions, DXI 2027 dijadwalkan berlangsung pada 15-18 April 2027 di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Perjalanan dua dekade tersebut menjadi momentum bagi DXI untuk memperluas perannya. Jika sebelumnya dikenal sebagai pameran yang berfokus pada dunia diving, DXI kini berkembang menjadi ruang yang mempertemukan berbagai aktivitas eksplorasi, baik di bawah laut maupun di alam terbuka.
Pada penyelenggaraan 2027, fokus terhadap diving dan outdoor adventure kembali diperkuat. Namun, pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung tidak hanya berhenti pada area pameran. Berbagai aktivitas dan program interaktif juga disiapkan untuk mempertemukan pelaku industri dengan komunitas serta masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap dunia adventure.
Founder Deep and Extreme Indonesia (DXI) Dharmawan Sutanto mengatakan, perjalanan DXI selama 20 tahun tidak dapat dipisahkan dari kontribusi berbagai pihak yang selama ini ikut membentuk ekosistem di dalamnya.
“Saya berharap tema tahun ini dapat menjadi sebuah ajakan untuk menggunakan DXI 2027 sebagai ruang untuk mempertemukan ide dengan kesempatan, memperkuat kerja sama yang telah terjalin, sekaligus memulai kolaborasi baru yang mungkin belum pernah kita bayangkan sebelumnya,” kata Dharmawan di Jakarta, Kamis (24/9).
Semangat memperluas kolaborasi tersebut juga menjadi salah satu arah utama penyelenggaraan DXI 2027. Project Manager DXI 2027 Irfant Rifani mengatakan, pihaknya ingin menjadikan DXI tidak hanya sebagai agenda tahunan yang berlangsung selama empat hari.
”Di tahun 2027, ini merupakan sebuah momentum karena 2027 bertepatan dengan 20 tahunnya DXI, kami ingin mencoba melakukan kolaborasi yang lebih dalam lagi. Tidak sekedar hanya menjadi sebuah ajang eksibisi 4 hari, tapi menjadi sebuah ajang ekosistem 365 hari ke depan,” jelasnya.
Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui DXI Adventure Hub. Platform digital ini disiapkan sebagai ruang bagi stakeholder di ekosistem adventure untuk berbagi informasi, melakukan promosi, sekaligus membangun komunikasi.
DXI Adventure Hub nantinya menghubungkan berbagai aktivitas dalam ekosistem tersebut, mulai dari produk dan pelatihan hingga edukasi serta perjalanan wisata. Dengan demikian, interaksi antara pelaku industri dan komunitas diharapkan tidak hanya terjadi ketika pameran berlangsung.
Dari sektor pariwisata, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani menilai DXI memiliki ruang untuk mempertemukan berbagai sektor yang berkaitan dengan pengembangan destinasi Indonesia.
Menurutnya, aktivitas seperti diving, marine tourism, outdoor adventure, fotografi, hingga komunitas dan industri kreatif memiliki keterkaitan yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi.
“Saya melihat juga di DXI ini mempertemukan banyak stakeholders banyak dunia sekaligus diving, free diving, marine tourism, photography, outdoor works, adventure komunitas, brand, pemerintah, airsoft gun, paragliding, macam-macam sampai industri kreatif. Bahkan pada penyelenggaraan 2026 yang saya lihat melibatkan lebih dari 50 komunitas dan menghadirkan lebih dari 100 brands, sekitar 20.000 pengunjung,” ungkapnya.
“Maka dari itu saya sangat ingin mengundang DXI untuk untuk silaturahmi dan kolaborasi dengan UKP Pariwisata, berkolaborasi dengan DXI untuk menyelenggarakan event kompetisi pariwisata seperti kompetisi diving dan sejenisnya. Melanjutkan program Unlock Indonesia: buka akses, cerita, dan jejaring destinasi baru,” imbuhnya.
Sementara itu, perkembangan komunitas diving di Indonesia juga menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat yang semakin luas terhadap aktivitas bawah laut. Praktisi Diving Kirana Larasati mengatakan, pengalaman mengenal scuba diving membuat semakin banyak orang tertarik mencoba olahraga tersebut.
“Kalau saya lihat animo saat itu di 2020 sejak saya mulai aktif di scuba diving saya melihat banyak sekali peningkatan di scuba diver yang baru. Banyak sekali orang mencoba dan akhirnya jatuh cinta. Dalam beberapa tahun, di Indonesia menjadi sangat-sangat banyak kenaikannya untuk scuba diver,” jelasnya.
Selain pameran utama pada April 2027, DXI juga menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan komunitas dan pelaku industri dalam rangkaian menuju penyelenggaraan tersebut. Beberapa di antaranya yakni DXI Edu Relly, DXI Jambore Overland-Motocamp, DXI Scuba Discover, serta DXI Course Enrollment Support.
Berbagai program itu membawa tema pengalaman, edukasi, eksplorasi, dan kolaborasi lintas komunitas. Kehadirannya sekaligus menjadi bagian dari upaya DXI membangun interaksi yang tidak hanya berlangsung ketika acara utama digelar.