← Beranda
Muhammadiyah Beri Kartu Anggota untuk Kucing, Messi Dapat KTAM Pertama
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 28 Juli 2026 | 20.50 WIB
Komunitas kucing Muhammadiyah, KucingMu resmi diluncurkan. Tiap kucing terdaftar diberi KTA. (Muhammadiyah)

JawaPos.com - Keanggotaan Muhammadiyah semakin meluas hingga lintas jenis. Tak hanya manusia, kini kucing pun bisa dapat kartu tanda anggota (KTA) Muhammadiyah. 

Keanggotaan itu diresmikan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, lewat peluncuran Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu).

Komunitas ini memberikan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) kepada 60 kucing yang sebelumnya mengikuti pemeriksaan kesehatan umum.

Program ini diharapkan menjadi basis pendataan warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan.

Baca Juga: Ekonom Muhammadiyah Sebut Kopdes Merah Putih Sesuai Amanat UUD 1945, Ingatkan Transparansi dan Bisa Diaudit Berkala

Sekaligus langkah awal membangun gerakan kepedulian terhadap kesehatan hewan di lingkungan Muhammadiyah.

Ketua LDK PWM DIY Ananto Isworo menyampaikan bahwa komunitas kucing sepeeti KucingMu akan menjadi ruang baru bagi dakwah Muhammadiyah untuk menjangkau komunitas pecinta hewan.

Hal ini menjadi bagian dari upaya untuk memperluas jangkauan ormas tersebut di ruang publik.

“Kami berharap KucingMu dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi lahirnya komunitas-komunitas positif lainnya di lingkungan Muhammadiyah,” ujarnya dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Selasa (28/7).

Dalam peluncuran komunitas KucingMu itu, kucing bernama Messi menjadi penerima pertama KTAM Kucing.

Baca Juga: Ekonom Muhammadiyah Tak Percaya Pidato Presiden Prabowo Bikin IHSG Turun, Singgung Investor Nakal

Kucing peliharaan Wakil Ketua PWM DIY, Azman Latif, tersebut turut mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Ia berharap KucingMu tidak hanya menjadi komunitas bagi para pecinta kucing, tetapi juga mampu menginspirasi lahirnya berbagai komunitas dakwah yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peluncuran komunitas ini juga ditujukan untuk menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin, tidak hanya melalui kepedulian terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap kesejahteraan hewan.

 

EDITOR: Bayu Putra