JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa untuk memperbaiki diri, baik secara spiritual maupun fisik. Namun perubahan pola makan dan kurangnya asupan cairan saat puasa dapat memengaruhi kesehatan kulit.
Kulit kering, kusam hingga munculnya jerawat sering menjadi keluhan selama Ramadhan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan kulit saat puasa perlu dilakukan secara menyeluruh dari dalam dan luar.
Menurut American Academy of Dermatology, dehidrasi dapat membuat kulit tampak lebih kering dan kehilangan elastisitas. Kondisi ini umum terjadi saat asupan cairan berkurang.
Selain, Harvard Medical School menjelaskan bahwa nutrisi, hidrasi dan perawatan kulit yang tepat berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Artinya perawatan selama Ramadhan perlu dilakukan secara seimbang.
Baca Juga: 5 Tips Aman Puasa Ramadhan bagi Penderita Maag agar Ibadah Tetap Nyaman
Berikut beberapa langkah menjaga kesehatan kulit saat puasa Ramadhan agar tetap sehat dan bercahaya sebagaimana dilansir dari laman Mayo Clinic dan Cleveland Clinic, Minggu (8/3) :
1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Langkah pertama menjaga kulit saat puasa Ramadhan adalah memastikan tubuh tetap terhidrasi. Kekurangan cairan dapat membuat kulit tampak kusam dan kering.
Menurut Mayo Clinic, air membantu menjaga elastisitas kulit dan mendukung fungsi organ tubuh secara keseluruhan. Hidrasi yang cukup juga mendukung sirkulasi darah ke kulit.
Anda bisa menerapkan pola minum 2-4-2 saat Ramadhan. Pola minum ini bertujuan agar kebutuhan cairan terpenuhi. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan buah kaya air seperti semangka dan melon saat berbuka. Selain segar, buah ini membantu menjaga kelembaban kulit dari dalam.
2. Konsumsi makanan kaya nutrisi untuk kulit
Nutrisi berperan besar dalam menjaga kulit tetap sehat. Vitamin dan mineral tertentu memperbaiki jaringan kulit. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa vitamin C, vitamin E dan antioksidan penting untuk kesehatan kulit. Zat ini membantu melawan radikal bebas.
Saat sahur Anda bisa memilih menu seperti sayur bayam, wortel, telur, alpukat. Sedangkan saat berbuka, Anda bisa menambahkan buah seperti pepaya, jeruk atau kurma.
3. Gunakan pelembab secara rutin
Perawatan dari luar sama pentingnya dengan nutrisi dari dalam. Kulit yang kehilangan cairan membutuhkan pelembab untuk menjaga skin barrier secara alami.
Menurut American Academy of Dermatology, penggunaan pelembab membantu mengunci kelembaban dan mencegah kulit kering . Produk yang tepat dapat menjaga kesehatan kulit selama puasa.
Gunakan pelembab setelah mencuci muka dan sebelum tidur. Jika sering berada di ruangan ber-AC, gunakan pelembab lebih rutin. Langkah sederhana ini membantu kulit tetap lembab dan sehat.
4. Lindungi kulit dari paparan sinar matahari
Paparan sinar UV dapat memperburuk kondisi kulit yang sedang dehidrasi. Perlindungan dari luar sangat diperlukan saat Ramadhan.
Skin Cancer Foundation merekomendasikan penggunaan sunscreen minimal SPF 15 untuk melindungi kulit dari sinar UV. Jadi penting untuk menggunakan sunscreen setiap pagi sebelum beraktivitas.
Intinya perlindungan ini membantu mencegah kulit kusam dan penuaan dini sehingga kulit tetap sehat meski berpuasa seharian.
5. Jaga kualitas tidur dan kelola stres
Kurang tidur memang bisa memengaruhi kondisi kulit. Ramadhan seringkali mengubah jadwal istirahat karena sahur dan ibadah malam.
Menurut Sleep Foundation, kurang tidur dapat berdampak pada kesehatan kulit dan mempercepat tanda-tanda penuaan.Dengan istirahat yang cukup bisa membantu regenerasi sel kulit.
Jadi usahakan tidur 7-8 per hari mesti terbagi dalam beberapa waktu. Anda bisa menambahkan tidur siang singkat jika memungkinkan. Tak hanya itu, Anda juga perlu mengelola stres dengan memperbanyak ibadah dan relaksasi. ***