← Beranda
Jangan Abaikan Nyeri Dada dan Cepat Lelah, Bisa Jadi Gejala Awal Penyakit Jantung
Dimas ChoirulSelasa, 30 Juni 2026 | 01.58 WIB
Ilustrasi seseorang tengah menhalami keluhan nyeri dada. Keluhan ini perlu segera diperiksakan agar penyebabnya dapat dipastikan dan ditangani dengan tepat. (Istimewa)

JawaPos.com - Banyak orang menyepelekan keluhan nyeri dada yang hilang timbul atau tubuh yang cepat lelah karena menganggapnya sebagai efek stres dan aktivitas padat. Namun, dokter mengingatkan bahwa gejala tersebut dapat menjadi sinyal awal penyakit jantung koroner (PJK) yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin.

Menurut dr. Jeffrey D. Adipranoto, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FSCAI dari Mayapada Hospital Surabaya, terdapat berbagai keluhan yang dapat menjadi sinyal PJK, namun sering tidak disadari karena menyerupai kondisi lain. 

“Keluhan nyeri dada tidak selalu muncul dengan gejala khas seperti serangan jantung pada umumnya. Dalam banyak kasus, keluhannya bisa menyerupai gangguan lain seperti nyeri pada lambung atau nyeri otot, sehingga tidak jarang pasien baru menyadari kondisi yang lebih serius setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar dr. Jeffrey.

Karena gejalanya dapat menyerupai berbagai kondisi lain, keluhan nyeri dada perlu segera diperiksakan agar penyebabnya dapat dipastikan dan ditangani dengan tepat. 

“Semakin cepat penyebab nyeri dada dikenali dan aliran darah ke jantung dipulihkan, semakin besar peluang untuk meminimalkan kerusakan otot jantung serta mencegah komplikasi yang lebih berat. Karena itu, penting untuk segera memeriksakan diri ketika muncul keluhan yang mengarah pada gangguan jantung,” jelas dr. Ika K Dhanudibroto, Sp.JP, SubSp.KI (K), FIHA dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Baca Juga: Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Solusi Modern untuk Perawatan Luka Kronis

Menjawab pentingnya deteksi dini terhadap kesehatan jantung, Mayapada Hospital turut mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung melalui layanan Chest Pain Unit (CPU).

Layanan ini dirancang untuk membantu memastikan penyebab keluhan nyeri dada secara cepat dan menentukan penanganan yang tepat. Melalui CPU, pasien dapat menjalani evaluasi komprehensif, serta memperoleh pemeriksaan awal gratis apabila hasil evaluasi tidak menunjukkan adanya gangguan jantung.

Di CPU Mayapada Hospital, pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan awal, mulai dari elektrokardiogram (EKG), tes darah untuk melihat penanda gangguan jantung seperti troponin, hingga pemantauan tekanan darah, kadar oksigen, dan irama jantung. 

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, mulai dari observasi hingga pemeriksaan lanjutan seperti ekokardiografi atau pencitraan pembuluh darah jantung bila diperlukan.

Untuk kondisi yang lebih kritis atau kegawatdaruratan jantung, Mayapada Hospital menyediakan layanan Cardiac Emergency 24/7 yang didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis jantung. Jika diperlukan, pasien dapat segera menjalani tindakan Primary PCI (pemasangan stent/ring jantung) sesuai protokol internasional door-to-balloon. Penanganan ini juga didukung oleh fasilitas Cath Lab untuk memastikan diagnosis dan penanganan yang cepat serta akurat.

Sebagai bagian dari layanan jantung yang terintegrasi, MHJS dan MHSB juga memiliki Cardiac Advisor yang mendampingi pasien dan keluarga dalam menjalani perjalanan perawatan jantung. 

Layanan ini membantu memberikan informasi yang jelas, mengoordinasikan kebutuhan perawatan, serta memastikan pasien terhubung dengan dokter spesialis yang sesuai sejak tahap pemeriksaan, konsultasi, hingga tindakan dan tindak lanjut. 

Dengan pendampingan tersebut, pasien dapat memahami setiap tahapan perawatan dengan lebih baik dan menjalani proses pengobatan dengan lebih nyaman dan terarah.

Pasien dan keluarga yang mengalami kegawatdaruratan medis dapat menghubungi 150990 atau menggunakan fitur emergency call pada aplikasi MyCare. 

Layanan ini terintegrasi dengan Cardiovascular Center Mayapada Hospital untuk mendukung perawatan pasien secara komprehensif. Informasi dan janji temu dokter jantung dapat diakses melalui call center 150770 atau aplikasi MyCare.

Anda juga bisa memanfaatkan fitur Health Articles & Tips untuk mendapatkan informasi kesehatan, serta fitur Personal Health yang terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, langkah, dan BMI.

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin