← Beranda
5 Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi pada Remaja, Waspadai Mulai Sekarang!
Betty Khasandra PujayantiSabtu, 23 Agustus 2025 | 00.23 WIB
Ilustrasi kolesterol tinggi dapat mengganggu aktivitas. (Freepik)

JawaPos.com - Kolesterol pada remaja sering kali tidak disadari, padahal kondisi ini bisa memicu penyakit serius di kemudian hari.

Jika tidak dikontrol sejak dini, kolesterol tinggi berisiko menyebabkan gangguan pembuluh darah, stroke, hingga serangan jantung.

Dilansir dari kanal YouTube dr. Saddam Ismail, terdapat sejumlah tanda fisik yang dapat menjadi gejala kolesterol tinggi.

Gejala ini penting dikenali remaja sehingga bisa segera melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter apabila mendapat salah satu ciri-cirinya.

Baca Juga: Menurunkan Kolesterol hingga Mencegah Penyakit Kronis: Segudang Manfaat Biji Alpukat bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Berikut ini ciri-ciri fisik yang bisa muncul ketika kadar kolesterol dalam tubuh remaja sudah  berlebihan.

1. Kaki atau Tangan Sering Kesemutan

Remaja yang mengalami kolesterol tinggi bisa merasa kesemutan pada tangan atau kaki karena aliran darah terhambat.

Kurangnya pasokan darah membuat saraf tidak mendapat nutrisi optimal sehingga muncul kesemutan.

Baca Juga: 7 Manfaat Cuka Apel untuk Jantung: Potensi Menurunkan Kolesterol, Trigliserida, dan Tekanan Darah

2. Mudah Lelah Meski aktivitas Ringan

Penumpukan kolesterol dalam arteri dapat mengurangi aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Saat pasokan oksigen kurang, organ tubuh bekerja lebih keras sehingga remaja merasa cepat lelah meskipun aktivitas tidak berat.

3. Nyeri Dada

Kolesterol yang tinggi bisa menimbulkan penumpukan lemak di pembuluh darah jantung sehingga aliran darah terganggu.

Kondisi ini menyebabkan otot jantung tidak mendapat cukup oksigen sehingga menimbulkan gejala berupa nyeri dada.

Jika nyeri dada muncul, remaja sebaiknya segera dibawa ke instalasi gawat darurat karena kondisi ini sudah termasuk darurat.

4. Nyeri Kaki Saat Berjalan

Kolesterol tinggi juga bisa memicu penyumbatan arteri yang menyebabkan aliran darah ke kaki menjadi tidak lancar.

Gejala yang sering muncul yaitu kram, rasa nyeri saat berjalan, atau kaki terasa berat ketika melakukan aktivitas ringan.

5. Xanthoma

Xanthoma adalah benjolan kecil berwarna kuning yang muncul di bawah kulit akibat penumpukan lemak.

Benjolan ini biasanya muncul di area mata, tangan, atau kaki. Ukurannya bervariasi.

Tanda ini tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi terkadang terasa gatal atau tidak nyaman di kulit.

Munculnya xanthoma pada remaja dapat menjadi tanda adanya gangguan metabolisme lemak atau kadar kolesterol tinggi.

Kolestrol tinggi dapat dicegah dengan menjaga pola makan sehat, olahraga teratur, dan membatasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh.

Dengan mengenali ciri-ciri ini sejak dini, remaja dapat terhindar dari risiko penyakit jantung akibat kolestrol di masa depan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho