JawaPos.com - TNI AU menggelar latihan untuk menguji kemampuan shipboard operation helikopter pada kapal-kapal milik TNI AL. Di antara potret yang dibagikan oleh Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau), tampak 3 helikopter TNI AU landing di atas siluet flight deck Kapal Induk Giuseppe Garibaldi.
Dalam keterangan resminya pada Jumat (28/8), Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa latihan tersebut melibatkan Helikopter H-3218 Skadron Udara 6 TNI AU. Helikopter itu melakukan take off dan landing di atas Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar.
”Pelaksanaan (latihan) tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kemampuan dan kesiapan penerbang dalam melaksanakan operasi helikopter dari dan menuju kapal, sekaligus memperkuat interoperabilitas antarmatra dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan,” terang dia.
Nyoman mengungkapkan bahwa Helikopter H-3218 diterbangkan oleh Letkol Pnb Sofan Hasani selaku Pilot in Command (PIC). Sementara latihan disupervisi langsung oleh Komandan Wing Udara 2.1 Grup 2 Helikopter Kolonel Pnb A. Mauludin Mulyono.
Baca Juga: Dividen Danantara Tembus Rp 120 Triliun, Menkeu Purbaya: Fiskal Diuntungkan
Latihan tersebut diawali kegiatan klasikal dan ground school di Skadron Udara 400 Puspenerbal. Tahapan itu dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada penerbang mengenai prosedur, teknik, dan aspek keselamatan dalam pelaksanaan operasi helikopter berbasis kapal.
Latihan dilanjutkan dengan praktik take off dan landing menggunakan helideck simulator, termasuk latihan pada replika flight deck serta siluet Kapal Induk Garibaldi. Latihan simulasi tersebut menjadi tahapan untuk membangun kesiapan penerbang sebelum melaksanakan pendaratan pada kapal sebenarnya.
”Setelah melalui tahapan pembekalan dan simulasi, helikopter H-3218 melaksanakan take off dan landing di flight deck LPD KRI Makassar yang berada di Dermaga Batoe Poron,” jelasnya.
Tidak hanya melibatkan helikopter TNI AU, turut terlibat dalam latihan itu alutsista milik TNI AL dan TNI AD. Latihan terintegrasi tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, sekaligus mendukung kesiapan pelaksanaan agenda Naval Parade dan peresmian Kapal Induk Garibaldi yang direncanakan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Kapal Induk Perkuat Armada Tempur TNI AL
Diberitakan sebelumnya, kedatangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia akan memperkuat armada tempur TNI AL. Namun, kapal perang eks Angkatan Laut Italia itu bakal lebih fokus digunakan untuk melaksanakan operasi kemanusiaan.
Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul, peran dan fungsi kapal induk tersebut akan disesuaikan dengan doktrin Perisai Trisula Nusantara TNI.
”Untuk Garibaldi rencananya akan dioperasionalkan berfokus kepada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti bantuan kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam,” terang dia pada Selasa (25/8).
Tidak sendirian, TNI AL akan menyertakan TNI AD dan TNI AU dalam operasional kapal induk tersebut. Khususnya para penerbang helikopter Angkatan Darat dan Angkatan Udara.
Baca Juga: WN Amerika Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Satelit Kemhan, Pengacara Pertanyakan Putusan Hakim
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi bisa dijadikan sebagai tempat mendarat dan terbang bagi helikopter-helikopter TNI AD dan TNI AU. Tunggul memastikan, pelaksanaannya akan berjalan baik karena latihan sudah pernah dilakukan.
”Pelaksanaan giat take off landing akan melibatkan alutsista dari tri matra dan hal tersebut sudah pernah dilaksanakan pelatihan di Puspenerbal Juanda. Saat ini juga sedang dilaksanakan giat refreshing take off-landing tri matra, khususnya bagi pilot TNI AU dan TNI AD,” bebernya.
Kado Ulang Tahun ke-81 TNI
Karena dijadwalkan tiba di Indonesia pada akhir September 2026, Kapal Induk Garibaldi akan menjadi kado ulang tahun ke-81 TNI pada 5 Oktober nanti. TNI AL memastikan, kapal tersebut akan terlibat dalam kegiatan sailing pass armada Angkatan Laut Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
”Sesuai rencana awal Garibaldi rencananya akan dilibatkan sebagai salah satu unsur sailing pass, serta akan dilaksanakan giat take off-landing heli dari matra AU dan AD, sekaligus sebagai kapal VVIP,” jelas dia.