JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menaikkan pangkat 2 orang prajurit yang bertugas di Aceh, yakni Serda Irfan Farhan dan Prada Donni Pinto.
Keduanya menurunkan Bendera Bulan Bintang dan Mengibarkan Merah Putih di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh usai kericuhan.
Kenaikan pangkat kepada kedua prajurit tersebut diserahkan langsung oleh Jenderal Agus di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Kamis (20/8).
Serda Irfan Farhan mendapat kenaikan pangkat menjadi sertu. Sedangkan Prada Donni Pinto Harahap menjadi pratu.
Baca Juga: Wagub Kalbar Ancam Pemerintah Pusat: Jangan Pikir Tidak Bisa Seperti Papua dan Aceh
”Penghargaan yang diberikan berupa kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang kepada prajurit yang dinilai melaksanakan tugas melebihi panggilan tugas pokok,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas.
Penurunan Bendera Bulan Bintang dan pengibaran Merah Putih berlangsung dalam insiden kericuhan yang terjadi pada 15 Agustus lalu.
Mabes TNI menilai tindakan kedua prajurit tersebut menunjukkan jiwa patriotisme terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
”Ini merupakan suatu wujud nilai-nilai keprajuritan yang berdasarkan Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” imbuhnya.
Karena itu, Nas menyatakan, negara melalui pimpinan TNI langsung memberikan apresiasi berupa kenaikan pangkat luar biasa.
Baca Juga: Menko Polkam Minta jaga Perdamaian Aceh dan Papua, Hormati Simbol Negara
Kepada kedua prajurit, TNI meminta mereka tetap amanah dan menunjukkan bakti terbaik untuk bangsa dan negara.
”Ini menjadi pelajaran bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak bisa diganggu gugat,” tegas Nas.
Irfan merupakan anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 112/Dharma Jaya, sementara Donni Pinto Harahap adalah personel Yonarmed 17/Rencong Cakti.
Kedua satuan tersebut berada di bawah naungan Kodam Iskandar Muda. Keduanya bertugas saat peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh yang berujung ricuh.
Kenaikan pangkat tersebut sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk memberikan penghargaan kepada prajurit yang menunjukkan keberanian, dedikasi, dan pengabdian luar biasa.
Baca Juga: Pemerintah Aceh-DPRA Konsultasikan Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Keteladanan kedua prajurit tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI.