JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah menetapkan 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Komponen Cadangan (Komcad). Ke depan jumlahnya akan terus bertambah. Tidak hanya itu, Kemhan berniat membentuk 2 batalyon Komcad di setiap kabupaten dan kota.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menyampaikan hal itu saat diwawancarai usai penutapan Latsarmil Komcad ASN Gelombang I di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim) pada Jumat (5/6).
”Target kami tahun ini 4 ribu ASN untuk (dibentuk) menjadi Komcad. Saat ini sudah sekitar 1.700-an, Agustus nanti kami akan laksanakan untuk tahap yang kedua sejumlah 2.300-an, (Latsarmil) selama satu setengah bulan,” kata dia kepada awak media.
Guna memuluskan rencana pembentukan Komcad ASN tersebut, Kemhan sudah menyiapkan sejumlah langkah. Juga telah dilakukan koordinasi dengan kementerian-kementerian terkait untuk mendapatkan ASN yang akan dibentuk menjadi Komcad.
Baca Juga: Otoritas Saudi Pertimbangkan Opsi Tanazul 50 Persen di Musim Haji 2027 untuk Indonesia
Di luar ASN yang dibentuk menjadi Komcad, Kemhan juga bakal membentuk batalyon-batalyon Komcad di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Bila merujuk angka ideal, Donny menyebut, minimal harus ada 2 batalyon Komcad di masing-masing kabupaten dan kota di Indonesia.
”Jadi, harapannya kami di setiap kabupaten itu ada 2 batalyon Komcad selain 1 batalyon infanteri. Kami juga mengharapkan di tiap-tiap kabupaten, 514 kabupaten, itu juga ada 2 batalyon Komcad. Kami harapkan seperti itu targetnya nanti,” ucap Donny.
Seperti Komcad lainnya, tugas utama Komcad di seluruh Indonesia adalah membantu TNI saat dibutuhkan. Mereka akan dikerahkan saat TNI membutuhkan bantuan dalam pelaksanaan tugas. Pengerahannya juga dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Khusus di daerah saat ini sudah ada Komcad di Sulawesi Selatan (Sulsel).
”Beberapa waktu yang lalu kami juga sudah menetapkan 500 ASN di Provinsi Sulawesi Selatan (menjadi Komcad), dan ke depan juga akan ada juga dari beberapa pemerintah provinsi akan melaksanakan pelatihan Komcad,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan kepada 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah ditetapkan secara resmi menjadi Komponen Cadangan (Komcad).
Dalam arahan yang disampaikan di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim) pada Rabu (3/6), Sjafrie menyampaikan bahwa ribuan ASN itu mendapatkan kepercayaan besar dari negara untuk menjadi Komcad.
”Para ASN yang mendapatkan kesempatan untuk berlatih Latihan Dasar Militer adalah (ASN yang mendapatkan) kepercayaan rakyat,” kata dia.
Menurut Sjafrie, Komcad akan berperan besar ketika negara membutuhkan dalam keadaan genting. Mereka menjadi elemen vital bersama TNI yang tidak lain adalah komponen utama dalam sistem pertahanan negara.
”Ini merupakan suatu kebanggaan bagi para ASN (Komcad) gelombang pertama,” imbuhnya.
Baca Juga: IHSG Dibuka Volatil, Emiten yang Punya Fundamental Kuat Potensi Jadi Motor Rebound saat Pasar Pulih
Sjafrie percaya diri, para ASN Komcad akan membawa nilai tambah di tempat bertugas masing-masing. Meski tidak tampak secara fisik, keberadaan mereka diyakini bakal membawa manfaat bagi puluhan kementerian yang mengirimkan personelnya untuk bergabung menjadi Komcad.
”Perubahan itu bukan karena kamu dilatih militer, tapi kamu dilatih bela negara. Bela negara itu adalah hak dan kewajiban bagi seluruh warga negara. Jadi, kalian harus berbangga mendapatkan kesempatan pertama untuk mengikuti Latihan Dasar Militer ini,” ucap Sjafrie.
Kepada ribuan ASN Komcad tersebut, Sjafrie menekankan beberapa hal. Pertama, menjaga semangat nasionalisme. Kedua, menjadi teladan di tempat kerja dan lingkungan tempat tinggal. Ketiga, selalu profesional dalam menjalankan tugas sebagai birokrat di kementerian.
Tidak hanya menitipkan pesan, Menhan Sjafrie juga menyampaikan penghormatan kepada ribuan ASN Komcad tersebut. Dia menegaskan bahwa penghormatan itu diberikan sebagai perwakilan dari negara, pemerintah, dan seluruh rakyat Indonesia.
”Hari ini saya ingin menyampaikan apresiasi saya kepadamu atas langkah awal yang kau sudah berikan dalam Latihan Dasar Militer ini. Akan tetapi ini baru langkah awal. Tantangan bergelombang masih akan kamu hadapi,” ujarnya.