← Beranda
Transformasi Combat Force ke Strategic Force, KSAD Maruli Hingga Luhut Isi Seminar Nasional TNI AD di Seskoad
Syahrul Yunizar• Kamis, 14 Mei 2026 | 01.16 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan materi dalam seminar TNI AD di Seskoad, Bandung, Jabar, pada Rabu (13/5). (TNI AD)

 

JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak hingga Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengisi seminar nasional TNI AD di Seskoad, Bandung, Jawa Barat (Jabar) pada Rabu (13/5).

Dalam seminar nasional bertema Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force, Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Artificial Intelligence (AI), dan Ekonomi Nasional itu, Maruli dan Luhut menyampaikan beberapa penekanan di hadapan para peserta seminar.

Menurut Maruli, seminar tersebut dilaksanakan dengan tujuan menghimpun berbagai masukan. Tujuannya untuk mendukung pelaksanaan program-program Presiden Prabowo Subianto, khususnya yang berkaitan dengan tugas dan pengabdian TNI AD di lapangan.

”Ini memang salah satu kegiatan yang rutin dilakukan, yakni pengkajian yang dilanjutkan seminar saat pelaksanaan pendidikan Seskoad. Namun, di tengah banyaknya program-program presiden yang baik, nanti akan kita detailkan lagi kepada pihak-pihak yang memiliki peranan langsung mengenai berbagai permasalahan di lapangan,” terang Maruli.

Baca Juga: Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Lewat seminar itu, lanjut Maruli, para prajurit TNI yang bertugas di daerah juga bisa menjelaskan kondisi di wilayah masing-masing. Dia menyebut, masyarakat harus memahami keberadaan Yonif TP yang tidak hanya berfungsi sebagai kekuatan pertahanan wilayah yang juga mendukung percepatan pembangunan daerah, penanggulangan bencana, dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam seminar yang sama, Luhut menyampaikan materi terkait dengan Transformasi Ekonomi Menghadapi Tantangan Global. Ada pula materi tentang Biodiversitas Sebagai Aset Strategis yang disampaikan oleh Sri Fatmawati. Dia menyoroti pentingnya stabilitas keamanan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Lewat seminar tersebut, TNI AD menegaskan komitmen untuk terus bertransformasi menjadi kekuatan strategis yang profesional, modern, adaptif, dan responsif terhadap tantangan masa depan. Sehingga mereka semakin siap dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan