← Beranda
Alumni IPDN Jadi Danramil, Panglima TNI: Otomatis Jadi Tentara
Ilham SafutraSelasa, 17 Januari 2017 | 00.55 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kiri) bersama Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memimpin Rapim TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta.

JawaPos.com - Isu lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang bakal menempati jabatan komando tingkat rayon militer (Danramil) sebagaimana yang dikemukakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sepertinya mendapat isyarat setuju dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.


Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, apabila lulusan IPDN bisa menjadi Komandan Koramil, maka otomatis bergabung dengan militer Indonesia. "Daftar secara umum seperti itu kemudian dia diangkat sebagai tentara juga," ujar Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (16/1).


Kendati demikian, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut mengaku sampai saat ini belum ada undang-undang (UU) yang membolehkan lulusan IPDN bisa menempati jabatan di TNI. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada UU baru. "Kan harus ada aturannya, jadi kalau memang dibuat UU ya enggak ada masalah," katanya.


Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo mewajibkan bagi praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengikuti pelatihan bela negara dan wajib militer.


Nantinya setelah praja IPDN mengikuti wajib militer selama 8 bulan, maka bisa mengisi posisi di Komandan Koramil TNI. Apabila tenaganya dibutuhkan. "Kalau posisi komandan koramil kosong, IPDN bisa masuk. Setidaknya dia bisa pegang senjata," katanya.


Sekadar informasi, IPDN adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi kedinasan dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Adanya lembaga tersebut bertujuan mempersiapkan calon birokrat yang mengatur pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun di pusat. (cr2/JPG)

EDITOR: Ilham Safutra