← Beranda
Jamaah Haji Indonesia Mulai Kembali ke Tanah Air, Jangan Bawa Air Zam-Zam Dalam Koper
Bayu PutraSenin, 1 Juni 2026 | 11.56 WIB
Jamaah Haji Indonesia kloter BTH (Batam) 1 bersiap menuju bandara King Abdulaziz jeddah, Minggu (31/5/2026) malam Waktu Arab Saudi (WAS) untuk pulang ke tanah air. (Media Center Haji 2026)

JawaPos.com – Seiring selesainya masa puncak haji, satu persatu rombongan jamaah haji Indonesia mulai kembali ke tanah air.

Hari ini (1/6), ada 17 kloter yang diterbangkan kembali ke tanah air melalui bandara King Abdulaziz Jeddah.

Pemulangan diawali oleh kloter BTH 1 dan SUB 1, yang diterbangkan pada pukul 03.05 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 07.05 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Mereka sudah menyelesaikan seluruh rangkaian haji, bahkan ada yang sempat melakukan tawaf wada atau tawaf perpisahan.

Baca Juga: Jemaah Haji Berpamitan dengan Tawaf Wada dan Doa di Masjidil Haram

Penimbangan koper sudah dilakukan pada Jumat (30/5) lalu, atau pada hari tasyrik kedua 12 Zulhijjah di hotel masing-masing.

Penimbangan dilakukan lebih awal untuk memudahkan proses penanganan bagasi saat di bandara. Termasuk pemeriksaan barang bawaan, sehiingga tidak perlu ada drama pembongkaran koper di bandara.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan jamaah untuk tidak mengulangi kelakuan Sebagian jamaah haji tahun lalu. Yakni menyelundupkan air zam-zam di dalam koper.

Air zam-zam itu nanti sudah akan dikirimkan dan diserahkan kepada jamaah secara resmi nanti melalui asrama-asrama haji,” terangnya di Makkah, Minggu (31/5).

Sementara itu, Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Syarif Rahman meminta para ketua kloter mengecek betul jumlah jamaahnya.

Baca Juga: Seluruh Jamaah Haji Indonesia Kembali dari Mina, Nafar Tsani dan Lontar Jumrah Tuntas

Jangan sampai saat kepulangan justru masih berada di Msjidil Haram maupun tempat lain sehingga tertinggal.

“SOP-nya memang di Bandar Udara Jedah itu, 6 jam sebelum take off itu seluruh penumpang atau jamaah haji sudah harus sampai di bandara,” terangnya.

Dia memastikan bahwa bus yang digunakan untuk mengantar jamaah ke bandara sama seperti yang membawa mereka saat datang ke tanah suci.

Untuk setiap kloter berisi 360 jamaah, pihaknya menyiapkan 9 bus. Kemudian, kloter berisi 380-400 jamaah akan dilayani 10 bus. Sementara, yang jamaahnya mencapai 445 orang akan dilayani 11 bus.

“Kami imbau pada saat menaiki bus itu yang naik pertama ada lansia, yang berikutnya disabilitas, berikutnya jamaah wanita, berikutnya baru laki-laki,” imbuhnya.

Baca Juga: Jutaan Jamaah Haji Ambil Nafar Awal, Kembali dari Mina via Jamarat

EDITOR: Bayu Putra