JawaPos.com - Jamaah haji sedunia sudah memulai prosesi lontar jumrah, termasuk jamaah haji Indonesia.
Pemerintah Arab Saudi telah merilis jadwal lontar jumrah bagi setiap negara, agar terjadi penumpukan di area jamarat.
Bagi jamaah haji Indonesia, lontar jumrah dibagi dalam dua sesi. Yakni sesi pagi dan malam.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ian Heriyawan menjelaskan, jamaah haji Indonesia perlu memperhatikan jadwal lontar jumrah.
Baca Juga: Jamaah Haji Tuntaskan Rangkaian Wukuf-Mabit-Jumrah Aqabah, Wamenhaj Minta Petugas Bekerja Maksimal
Tujuannya, agar tidak bersinggungan dengan jadwal negara-negara lain. Terutama negara yang jamaah hajinya memiliki ukuran fisik lebih besar daripada rata-rata jamaah haji Indonesia.
"Bahwa pada pukul 10.00 hingga pukul 14.00 untuk tidak keluar dari tenda (Mina)," terangnya.
Hal itu mengingat suhu udara di kawasan Mina cukup ekstrem bagi jamaah dari sejumlah negara, termasuk Indonesia.
"Suhu udara sangat panas dan tingkat kepadatan Jamarat sangat tinggi," lanjutnya.
Larangan itu, tutur Ian, diberlakukan pemerintah Saudi demi keamanan jamaah sendiri. Terutama jamaah haji Indonesia.
Baca Juga: Khutbah Wukuf di Arafah 2026: Haji Mabrur Lahirkan Akhlak dan kepedulian Sosial
"Kami memerintahkan kepada seluruh jajaran petugas yang ada di lapangan untuk melaksanakan instruksi ini dengan sebaik-baiknya," tegasnya.
Berikut jadwal resmi melontar jumrah bagi jamaah haji Indonesia:
1. Jumrah Aqabah 10 Zulhijjah
Sesi 1: Pukul 00.00-04.00 WAS
Sesi 2: Pukul 10.00-24.00 WAS
Waktu terlarang: Pukul 04.00-10.00 WAS
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Bakal Jalani Wukuf di Suhu Tertinggi 45 Derajat Celsius, Waspada Dehidrasi
2. Jumrah Tasyrik 1, 11 Zulhijjah
Sesi 1: Pukul 17.00-24.00 WAS
Sesi 2: Pukul 00.00-04.00 WAS (12 Zulhijjah)
Waktu terlarang: Pukul 11.00-18.00 WAS
3. Jumrah Tasyrik 2, 12 Zulhijjah
Sesi 1: Pukul 05.00-10.30 WAS (Nafar Awal)
Sesi 2: Pukul 18.00-24.00 WAS
Baca Juga: Amirul Hajj Pastikan Penyembelihan Hewan Dam Jamaah Haji Indonesia Sah Secara Fiqih
Waktu terlarang: Pukul 11.00-14.00 WAS
4. Jumrah Tasyrik 3, 13 Zulhijjah (Nafar Tsani)
Sesi 1: Pukul 05.00-12.00 WAS
Gedung jamarat terdiri dari empat lantai. Jamaah haji Indonesia yang tinggal di tenda-tenda di Mina lebih mudah untuk melontar jumrah di lantai 3.
Sementara, bagi jamaah haji yang menjalani tanazul dan berangkat dari hotel masing-masing, mereka akan melontar jumrah di lantai 1 jamarat.
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Menangis saat Tiba di Arafah, Bersiap Jalani Wukuf 9 Zulhijjah