← Beranda
Di Balik Proses Pemakaman Muhammad Firdaus Akhlan, Jamaah Haji yang Sempat Hilang di Makkah
Bayu PutraMinggu, 24 Mei 2026 | 04.45 WIB
Suasana shalat jenazah terhadap Muhammad Firdaus Akhlan di maqbarah (pemakaman) Asy-Syara’i Makkah Sabtu (23/5) pagi. (Media Center Haji 2026)

JawaPos.com – Kepergian Muhammad Firdaus Akhlan usai hilang sepekan di Makkah membawa duka bagi keluarga dan jamaah haji Indonesia.

Ia dimakamkan jauh dari tempat kelahirannya, di kota yang oleh banyak umat Islam Indonesia diyakini sebagai sebaik-baik tempat berpulang.

Proses pemulasaraan hingga pemakaman berlangsung begitu cepat, dengan layanan penuh yang diberikan oleh otoritas Arab Saudi.

Kecepatan pelayanan itu diakui oleh Wibi Pangestu, salah seorang anggota tim Media Center Haji 2026 yang mengikuti jalannya shalat jenazah hingga pemakaman.

Baca Juga: Jenazah Firdaus Akhlan, Jamaah Haji Lansia yang Sempat Hilang di Makkah Dishalatkan di Masjidil Haram

“Kami sedang berada di area Masjidil Haram, mendadak dihubungi untuk mewakili pihak pak Firdaus untuk shalat jenazah,” terangnya, Sabtu (23/5).

Jenazah Firdaus tiba di area Syib Amir dekat Masjidil Haram sekitar pukul 03.00 Waktu Arab Saudi.

10 menit kemudian, jenazah dinaikkan ke buggy car. Wibi dan dua anggota MCH lainnya ikut naik buggy car yang membawa jenazah menuju area shalat jenazah, tak jauh dari tempat imam shalat.

Pukul 03.21, jenazah Firdaus sudah berada di area shalat bersama enam jenazah lain, salah satunya dari Indonesia. Jenazahnya ditempatkan di tengah, diapit enam jenazah.

Pukul 04.40, imam Masjidil Haram turun ke area shalat jenazah dan langsung memimpin prosesi shalat.

Baca Juga: Kronologi Ditemukannya Muhammad Firdaus Ahlan, Jamaah Haji Lansia yang Hilang Sepekan di Makkah

Diikuti oleh ratusan ribu, bahkan mungkin lebih dari 1 juta jamaah shalat subuh di Masjidil Haram dan masjid-masjid sekitarnya yang bermakmum pada imam Masjidil Haram.

Itu karena pada Sabtu (23/5), shalat subuh di Masjidil Haram dan sekitarnya begitu dipadati jamaah.

Ditambah lagi, jamaah haji dari seluruh dunia sudah tiba di Makkah dan sebagian besar mengincar waktu shalat subuh di Masjidil Haram.

Sesaat usai shalat jenazah, jenazah Firdaus sudah Kembali berada di Buggy Car, lalu dibawa ke ambulans untuk menuju maqbarah (pemakaman) Asy-Syara’i Makkah, yang memakan waktu 20 menit.

Sebelum masuk ke area makam, ambulans nomor 51 yang membawa jenazah Firdaus berhenti sejenak di luar.

Baca Juga: Muhammad Firdaus Ahlan, Jamaah Haji Lansia yang Hilang Sepekan Ditemukan Wafat

Memberi kesempatan Nafsiah Nawan, sang istri, untuk menatap jasad sang belahan jiwa untuk terakhir kali.

Tak ada air mata yang tumpah. Nafsiah tampak begitu tegar, meski jiwanya terguncang oleh kepergian Firdaus.

Ia hanya bisa mengikuti prosesi pemakaman dari luar, karena perempuan memang dilarang masuk ke pemakaman.

“Di makam, jenazah dishalatkan untuk kedua kali sebelum dimasukkan ke liang lahat,” imbuh Wibi.

Tepat pukul 05.25, dalam sunyi, jenazah kakek 72 tahun itu dimasukkan ke liang abadi. Di kota Istimewa, tempat kelahiran Nabi.

Baca Juga: Calon Haji yang Hilang di Tanah Suci Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat

Dan entah kebetulan atau tidak, tempat peristirahatan Firdaus, juga beralamat di Jalan Firdaus.

EDITOR: Bayu Putra