← Beranda
Tempe Orek 5 Kilogram Bikin Koper Jamaah Haji Indonesia Dibongkar Gara-Gara Petugas Bandara Curiga
Bayu PutraSelasa, 12 Mei 2026 | 22.20 WIB
Tampilan bungkusan mencurigakan di koper jamaah haji di bandara King Abdulaziz Jeddah, yang setelah dicek ternyata tempe orek seberat 5 kilogram. (PPIH Daker Bandara)

JawaPos.com - Temuan tak biasa dalam koper jamaah haji Indonesia kembali muncul. Kali ini, yang jadi perhatian adalah bawaan makanan, yakni tempe orek

Salah satu koper jamaah haji Indonesia terpaksa dibongkar di bandara King Abdulaziz Jeddah, karena petugas x-ray mendapati bungkusan tak biasa berukuran cukup besar dan mencurigakan di dalam koper.

"Ternyata ada tempe orek berkilo-kilogram, kami lalu menjelaskan pada petugasnya bahwa itu makanan," kata anggota Tim Bagasi Bandara Jeddah PPIH Arab Saudi Muhammad Riza Fahlevi di Bandara Jeddah, Senin (11/5).

Diperkirakan, berat masakan tempe orek itu mencapai 5 kilogram. Tak heran, petugas jadi curiga karena bentuknya tak biasa.

Baca Juga: 70% Jamaah Haji Aceh Korban Bencana, Penuhi Panggilan Haji Meski Kehilangan Harta Benda

Usai mendapat penjelasan dari PPIH Arab Saudi, akhirnya tempe orek tak jadi ditahan, dan jamaah boleh membawanya menuju Makkah.

Bungkusan makanan yang dibawa jamaah memang berpotensi dibongkar di bandara, karena bentuk bungkusannya memang tak biasa.

Tak hanya tempe orek, petugas juga sempat membongkar koper jamaah haji yang membawa minyak zaitun.

Sebenarnya minyak zaitun adalah produk yang umum ditemukan. Namun, lantaran jamaah membungkusnya dengan lakban berlapis, bentuknya jadi lain dan mengundang kecurigaan.

"Kemasan itu yang membuat petugas x-ray bandara curiga dan meminta pembongkaran," lanjut Riza.

Ia mengimbau jamaah agar untuk tidak membawa barang berlebihan, termasuk makanan.

Baca Juga: 5 Tanda Dehidrasi yang Wajib Diwaspadai Jamaah Haji saat Cuaca Panas Ekstrem Melanda

Sebab, selama di tanah suci, jamaah haji mendapat makan tiga kali sehari dengan menu Indonesia. Jadi tidak perlu khawatir tidak cocok.

Selain itu, jamaah haji juga diingatkan untuk tidak mengemas makanan dengan bungkus yang bentunya bisa mengundang kecurigaan petugas.

Bila petugas curiga, koper pasti akan dibongkar. "Proses pembongkaran ini bisa menghambat distribusi koper jamaah lainnya," jelas Riza.

Kepala Daerah Kerja Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir mengatakan, penanganan koper jamaah haji di Bandara Madinah dan Jeddah berbeda.

Di Madinah, koper jamaah akan masuk dalam gedung khusus kargo dan bagasi sehingga petugas mudah memantau.

Baca Juga: Jamaah Haji Diminta Waspadai Heat Stroke dan Dehidrasi selama Ibadah

"Sedangkan di Jeddah tidak ada (ruang kargo), sehingga perlu ditempatkan satu petugas sebagai penghubung untuk mengetahui area mana bagasi jamaah akan didrop," terangnya.

Setelah seluruh koper jamaah keluar dan dipastikan lengkap serta kondisinya baik, koper-koper itu akan dibawa ke Makkah menggunakan truk kontainer yang disediakan pihak syarikah.

 

EDITOR: Bayu Putra