JawaPos.com - Bus Shalawat disiapkan menjadi alat transportasi utama bagi jamaah haji di Makkah untuk bepergian dari hotelnya menuju Masjidil haram.
Bus-bus tersebut baru akan beroperasi saat jamaah haji kloter pertama tiba di Makkah dari Madinah akhir bulan ini.
Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Syarif Rahman menjelaskan, seluruh layanan bus shalawat dipastikan gratis. Jamaah tidak perlu keluar uang.
Syarif mengapresiasi jamaah haji Indonesia yang terkenal dermawan saat berada ditanah suci.
Baca Juga: 452 Bus Shalawat Layani Jamaah Haji di Makkah 24 Jam Gratis, Waktu Tunggu Singkat
Dia mengatakan, sering kali jamaah haji Indonesia menyiapkan tips untuk sopir bus. Namun, sebaiknya itu tidak dilakukan.
"Menurut kami, tidak perlu (memberi tips) karena memang mereka itu sopir yang sudah dibayar oleh perusahaan," jelasnya.
Karena itu, Syarif tegas meminta jamaah haji untuk tidak memberi uang kepada sopir bus shalawat.
Keluarga jamaah juga diminta mengingatkan keluarganya yang berhaji, jangan pernah memberi tips kepada sopir bus shalawat.
Bus Shalawat ini merupakan layanan yang disiapkan Kementerian Haji dan Umrah untuk memudahkan mobilitas jamaah haji selama berada di Makkah.
Baca Juga: Bus Shalawat Siap Layani Jemaah Haji Indonesia 24 Jam Gratis
Hanya saja, rutenya memang terbatas. Bus ini hanya melayani perjalanan jamaah dari hotel ke Masjidil Haram maupun sebaliknya.
Bus ini beroperasi 24 jam, sehingga kapanpun jamaah haji ingin ke Masjidil Haram, bus selalu tersedia.
Waktu tunggu bus juga cukup singkat, paling lama 15-20 menit. Bila sedang tidak banyak jamaah, waktu tunggu bisa lebih singkat.