JawaPos.com – Seiring dengan dimulainya operasional haji 2026, Kementerian Haji dan Umrah juga mulai membuka pintu pengaduan online.
Para jamaah haji yang berada di tanah suci bisa melaporkan setiap masalah atau kendala yang dialami melalui aplikasi berbasis web Kawal Haji, yakni kawal.haji.go.id.
Pelaksana Siskohat Kantor Urusan Haji Jeddah, Ali Sadikin menjelaskan, website tersebut berfungsi sebagai media bagi jamaah dan petugas, untuk memberikan laporan ketika mengalami kendala tertentu yang terkait dengan layanan haji.
Jamaah dipersilakan melaporkan berbagai kendala yang dihadapi. Mulai dari masalah konsumsi, akomodasi atau penginapan, atau kendala di layanan transportasi.
Baca Juga: 125 Ribu Jamaah Haji Indonesia Pakai Layanan Fast Track, Tak Perlu Capek Antre di Imigrasi
“Kemudian bila terdapat orang hilang, barang hilang, juga terkait informasi Kesehatan, bimbingan ibadah, dan hal lain yang berkaitan dengan operasional haji,” terang Ali.
Menurut Ali, Kawal Haji akan memperkuat layanan pada jamaah yang selama ini dilakukan oleh para petugas haji.
Contohnya, bila jamaah haji menanyakan problem kesehatan pada petugas, belum tentu petugas itu bertugas di bagian kesehatan.
Namun, petugas tersebut harus tetap membantu jamaah. Caranya adalah melaporkan keluhan jamaah tersebut melalui Kawal Haji.
Nantinya, petugas kesehatan haji dari bagian terkait akan menjawab keluhan tersebut.
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Lupa Arah Pulang ke Hotel? Cukup Sebutkan Nomor Hotel ke Petugas
Itu karena seluruh petugas memiliki akses untuk memantau pengaduan jamaah haji beserta lokasinya secara real time melalui website tersebut.
Bukan hanya petugas, sesama jamaah juga bisa ikut memberikan solusi bila sedang memantau website Kawal Haji dan lokasinya berdekatan.
“Jadi semua orang bisa memberikan informasi, tidak hanya petugas haji,” lanjut Ali.
Website ini menjadi sarana komunikasi terpadu jamaah dan petugas haji. Agar setiap kendala yang muncul bisa segera tertangani.
Ali menambahkan, Kawal Haji sengaja dibuat berbasis website, bukan aplikasi.
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Lupa Arah Pulang ke Hotel? Cukup Sebutkan Nomor Hotel ke Petugas
Tujuannya agar jamaah mudah mengakses melalui media apapun tanpa terbebani keharusan mengunduh aplikasi tertentu.